Gini ya… Memang benar… Dalam perang Arab-Israel yang setidaknya empat kali (1948, 1956, 1967, 1973), Iran tidak bergabung… Mengapa? Ya karena saat itu di Iran yang berkuasa adalah Syah Pahlevi, yang memilih bersekutu dengan AS dan punya proyek ambisius untuk modernisasi Iran.
Karena itulah Imam Khomeini tahun 1979 memimpin revolusi untuk menggulingkan kekuasaan Syah yang korup dan pro AS-Israel.
Begitu Imam Khomeini berkuasa dan mengubah Iran menjadi Republik Islam Iran dengan ideologi anti-Zionis dan memutuskan hubungan diplomatik dengan AS, eh… Negara-negara Arab yang malah berganti haluan dengan menjadi sekutu AS dan beberapa diantaranya malah normalisasi dengan Israel.
Dalam perkembangan selanjutnya, negara-negara Arab ini bukan hanya tidak lagi memerangi Israel malah membangun koalisi dengan AS untuk memerangi Iran.
Terus, apa masih mau bernostalgia dengan masa lalu bahwa negara-negara Arab dulu sudah berperang dengan Israel dan membanggakan itu sambil menimpakan urusan pembebasan Palestina sekarang hanya pada Iran?
Iran berkali-kali menegaskan. Palestina itu sudah bisa dibebaskan dan Israel bisa dihancurkan hanya oleh Iran sendiri tanpa perlu bantuan Arab sedikitpun, dengan syarat, negara-negara Arab cukup menonton saja aksi Iran. Tapi kan tidak. Negara-negara Arab malah membantu dan melindungi Israel. Trump saja mengakui, tanpa Arab, AS tidak akan bisa mempertahankan Israel.
(Ismail Amin)
***
Perang Arab-Israel berskala besar secara historis memang tercatat terjadi pada tahun 1948, 1956, 1967, dan 1973.
Berikut adalah daftar lini masa perang utama antara negara-negara Arab dan Israel:Tahun Perang Nama Perang Negara Arab yang Terlibat Hasil Utama 1948 – 1949 Perang Kemerdekaan Israel / Nakba Mesir, Yordania, Suriah, Lebanon, Irak Israel mempertahankan kemerdekaannya dan memperluas wilayah. Ratusan ribu warga Palestina mengungsi. 1956 Krisis Suez (Perang Arab-Israel II) Mesir (melawan Israel, Inggris, dan Prancis) Dipicu oleh nasionalisasi Terusan Suez oleh Mesir. Israel sempat menduduki Sinai sebelum akhirnya mundur karena tekanan internasional. 1967 Perang Enam Hari (Six-Day War) Mesir, Yordania, Suriah Kemenangan telak Israel. Israel merebut Jalur Gaza, Semenanjung Sinai, Tepi Barat, Yerusalem Timur, dan Dataran Tinggi Golan. 1973 Perang Yom Kippur (Perang Ramadan) Mesir, Suriah Serangan kejutan koalisi Arab di hari raya Yahudi. Perang ini membuka jalan bagi Perjanjian Camp David dan kembalinya Sinai ke Mesir.








semoga pemerintah bisa mengizinkan pemeluk syiah terbuka dan menyebarkan syiah di nkri ini supaya mendapat hak2nya, supaya admin jelas bisa menulis portal islam syiah tanpa perlu sembunyi2
Saudi kok gak ada dalam perang Arab-israhell…!!?
hayooo kemana Saudi saat itu…!!?