Houthi katanya minoritas dan tidak disukai oleh masyarakat, tapi kenapa koalisi Saudi tidak bisa mengalahkannya?

Oleh: أحمد مولانا

Banyak pihak berpendapat bahwa kelompok Houthi adalah pendatang asing di Yaman dan sangat tidak disukai oleh masyarakat. Namun, ada pertanyaan terkait pandangan ini yang belum saya temukan jawabannya:

Arab Saudi membentuk koalisi pada tahun 2015 untuk menghadapi Houthi. Kerajaan tersebut termasuk dalam sepuluh besar negara dengan belanja militer tertinggi di dunia, memiliki persenjataan mutakhir buatan Barat—khususnya Amerika—serta memiliki sekutu lokal di dalam Yaman.

Lantas, mengapa mereka gagal melenyapkan Houthi selama bertahun-tahun ini, mengingat anggapan bahwa kelompok tersebut tidak memiliki akar dukungan dan tidak disukai publik?

Terlebih lagi, tidak ada divisi atau brigade Iran yang bertempur bersama mereka di lapangan; bahkan di Suriah, pihak Iran tidak mampu membendung operasi “Deterring Aggression” (Menangkal Agresi) yang diluncurkan Ahmad Al-Shara tanpa perlindungan udara (pesawat tempur, seperti yang dilakukan Saudi di Yaman).

Selain itu, Yaman adalah tanah leluhur bangsa Arab dan wilayah yang dicirikan oleh struktur kesukuan. Dengan adanya dukungan regional dari negara-negara yang memiliki perangkat keras militer dan sumber daya keuangan yang sangat besar, bagaimana mungkin suku-suku asli setempat tidak mampu mengusir Houthi yang dianggap sebagai “orang luar” tersebut?

Kelompok Houthi juga tidak memiliki pesawat tempur—mereka tidak memiliki Rafale, F-16, F-15, F-18, maupun Eurofighter, ataupun persenjataan canggih yang sebanding dengan persenjataan Barat. Oleh para pendukung pandangan tadi, mereka digambarkan hanya sebagai milisi dan “zanabeel” (istilah peyoratif untuk petempur kelas bawah). Lantas, mengapa lawan-lawan mereka justru mencari dukungan regional dan internasional dari Inggris, Prancis, Amerika Serikat, dan negara-negara lain untuk menghadapi mereka? Bukankah hal ini mengisyaratkan bahwa penilaian yang umum beredar mengenai situasi tersebut keliru?

*أحمد مولانا adalah peneliti asal Mesir yang memiliki spesialisasi dalam studi keamanan, hubungan internasional, dan politik regional. Ia memegang gelar master di bidang Hubungan Internasional dan dikenal karena analisis mendalamnya mengenai konflik bersenjata, keamanan regional di Timur Tengah, serta strategi militer internasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 komentar

  1. ~Ya Allah, ya Rabb, binasakanlah zindiq, kufar syiah rafidhah zaidiyah (houthi), golongan penghujat Sahabat dan Istri Nabi, yg engkau Muliakan dalam Al Qur’an. Juga Induk semangnya, majusi syiah rafidhah imam 12 Iran dan proxy² syiah jahanamnya di Timur Tengah, juga afiliasinya di Indonesia. Mereka, golongan yg sangat keji membantai dg sadis lebih dari 600 ribu Anak², Perempuan, Orang Tua Ahlus Sunah Suriah, juga jutaan ahlus sunah lainnya di Irak, Lebanon, Yaman, Ahwaj. Mereka, golongan pemuja Neo- Persia yg punya kebencian dan dendam thd Islam dan Arab, yg telah terhina dalam perang Qadisiyah.

    ~Ya Allah, ya Rabb, binasakanlah zindiq, kufar syiah rafidhah zaidiyah (houthi), golongan penghujat Sahabat dan Istri Nabi, yg engkau Muliakan dalam Al Qur’an, menyerang tempat yg paling Enfkau Muliakan, Mekah al Mukarramah.

    ~Ya Allah, ya Rabb, binasakanlah zindiq, kufar syiah rafidhah zaidiyah (houthi), golongan penghujat Sahabat dan Istri Nabi, yg engkau Muliakan dalam Al Qur’an, yg membantu kufar barat, dalam menyerang Afghanistan dan Irak, pernah menerima bantuan dari Israel dan AS (skabdal Iran Kontra)

    ~Ya Allah, Ya Rabb, kami menyadari, mereka, Syiah Rafidhah, bencana bagi Islam dan Kaum Muslimin, bagian dari QadhaMu yg tdk disyariatkan. Sepanjang sejarah kelamnya, sejak abad 3 H, hanya memerangi dan membunuh kaum Muslimin.

    ~Ya Rabb, cerai beraikanlah barisan mereka, golongan syiah rafidhah Huthi dan Iran, goncangkanlah langkah kaki mereka dan pecahkanlah kesatuan mereka, dan jadikanlah kehancuran mereka sebagai pelajaran bagi siapa saja, dan hancurkanlah mereka dengan kekuatan-Mu, wahai Dzat yang Maha Kuat, Paling Berkuasa, Paling bisa berbuat Sewenang-wenang dan Zat yang Maha Pembalas.

    ~Ya Rabb, kami bersyukur, hanya atas pertolonganMu, Suriah (bagian dari Syam) telah dikuasai Ahlus Sunah kembali, dimana para Sahabat banyak wafat di Damaskus.

    ~Ya Allah ya Rabb, jangan tegakkan panji² mereka, jadikanlah mereka sebagai pelajaran bagi orang² sesudah mereka.

    ~Ya Rabb, kami bersyukur diperlihatkan azab-Mu yang sangat pedih, yg Engkau janjikan atas kekejian mereka di negeri² Suni Arab, dg kematian tragis spt yg dirasakan ahlus sunah Arab, dg matinya para jahanam penghujat Sahabat, Ali Khamenei, Ali Larijani, Ali Shankhani, Qasem Sulaimani dan Jendral² bengis lainnya serta yg memerintahkan pembantaian sadis 40 ribu rakyat Iran tdk berdosa pada demontrasi januari 2026.

    ~Ya Allah ya Rabb, mereka telah melampaui batas dan berbuat kerusakan, perlihatkan kami dahsyatnya kekuasaan-Mu pada mereka, yaa rabbal aalamiin,wahai Yang Maha Perkasa, sesungguhnya Engkau Berkuasa atas segala sesuatu.

    ~Ya Rabb, benar, apa yg dikatakan Nabi yg Mulia dan Maksum, yg telah melaknat mereka, kehancuran Persia dan senang dg kemenangan imperium Romawi dalam peperangan melawan imperium Persia, yg disebut dlm QS Ar- Rum ayat 4.

    ~Ya Rabb, binasakanlah mereka, terbukti kebejatan mereka, dalam perang saat ini, ternyata lebih dari 80 % rudal² yg dibanggakan negeri jahanam Syiah Rafidhah Iran, digunakan untuk menyerang jazirah Arab tempat keberadaan Al Haramain, timeline Sirah Nabawiyah dan Shahabi, tempat turunnya Wahyu, seperti “Kaum-kaum Terdahulu” Yang Telah Engkau Binasakan.

    ~Ya Rabb, binasakanlah mereka, golongan syiah rafidhah yg telah membantai cucu NabiMu yg Mulia, Husein bin Ali RA di Karbala.

    ~Ya Rabb, hancurkanlah mereka dan gantikan dg golongan yg Ittiba’, yg Haqq, Islam yg lurus dan bersahabat dg Bangsa Arab.

    ~Ya, Rabb, binasakanlah golongan² di Indonesia, pemuja dan pembela negeri Zindiq Syiah Majusi Iran, yg hatinya mati dg tragedi Suriah dan lainnya, mereka yg membenci bangsa Arab sebagaimana yg diucapkan NabiMu, ’Engkau membenci Arab, maka engkau membenciku’”. dan “Siapa yang membenci Arab tidak akan mendapatkan syafa’atku, dan tidak akan memakan hidanganku (diAkhirat).”

    ~Ya Rabb, binasakanlah mereka, golongan Ajam Ashkenazi, yg jadi pemuja dan pembela negeri Zindiq Majusi Syiah Iran, yg gemar menyebarkan berita buruk terkait negeri tegaknya Tauhid, tempat Al Haramain, Arab Saudi, mereka pada hakekatnya memusuhi Islam dan rusak agamanya, sebagaimana yg dinyatakan oleh Syaikh bin Baz dan Mufti Agung Kerajaan Arab Saudi Syaikh Salih Fauzan.

    ~Ya Rabb, menangkanlah negeri² Jazirah Arab dalam perang saat ini, dg kehancuran dua golongan musuh² Islam yaitu Zionis Yahudi dan Syiah Rafidhah Iran

    ~Ya Rabb, kami bersyukur, yg awam, dapat Ibrah, Ilmu dari Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rqhimahullah :
    “Apabila kaum Majusi Rafidhah (Syiah) dan kaum Yahudi saling berperang, maka pujilah Allah karena Dia telah meringankan kaum Muslimin dari keburukan mereka, dan berdoalah kepada Allah agar jangan sampai fitnah yang menimpamu adalah engkau berpihak pada salah satu dari keduanya.”
    [Sumber: Al-Fatawa al-Kubra hlm. 4/13]

    ~Ya Rabb, kami bersyukur dapat nasehat penenang jiwa dari Imam Malik rahimahulah :
    Allah akan membalas orang yang zalim dengan orang yang zalim lainnya, kemudian Allah akan membalas keduanya.'”
    Referensi: Hashiyah Ad-Dasuqi (4/299).

    Dari Imam Al-Auza’i rahimahullah :
    “Jika doa orang fajir bertemu lalu tiba, kemudian Allah membinasakan salah satunya, maka segala puji bagi Allah. Dan jika Allah membinasakan keduanya, maka segala puji bagi Allah sebanyak-banyaknya.”
    Diriwayatkan Adz-Dzahabi, Siyar A’lam an-Nubalā’ (8/458)

    ~Ya, Rabb, Maha Benar firmanMu :
    Jika Allah ingin menolong yang lemah, maka Allah akan menyibukkan yang kuat dengan yang lainnya, sehingga yang lemah dapat bangkit dari keterpurukan mereka dan bangkit atau berkuasa atas mereka. (“Dan seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini” QS AI Baqarah 251).

    ~Ya Rabb, terimalah do’a kami. Aamiin