Salut! Kepala Sekolah ini hentikan MBG, Wali Murid setuju dan mendukung

Saya sangat salut pada istri saya yang berani menghentikan MBG di sekolahnya. Dengan kewenangannya sebagai kepala sekolah, ia mengumpulkan seluruh wali murid untuk berdiskusi apakah MBG perlu dilanjutkan atau tidak. Di luar dugaan, mayoritas wali murid mendukung MBG untuk DIHENTIKAN. Selain mubadzir karena tidak dimakan anak2, juga lumayan menyita dan mengganggu waktu belajar di sekolah.

Lucunya adalah ketika istri saya ke dinas pendidikan untuk meminta MBG dihentikan disekolahnya, dari dinas justru bertanya “Apakah di sekolah ibu sudah punya program pemenuhan gizi?” Tentu saja istri saya kaget dengan pertanyaan itu. Lantas dia menjawab “memang kewajiban pemenuhan gizi jadi tanggung jawab sekolah pak?” Pihak dinas hanya bisa diam.

Artinya, MBG ini bisa dihentikan jika sekolah dan orang tua sama2 kompak. Menerima MBG adalah hak. Bukan kewajiban.

Jika ingin menghentikan program ini, tidak perlu menuntut pemerintah untuk menghentikannya. Hentikan dari sekolah itu sendiri. Jika gerakan ini massive, maka program ini akan berhenti dengan sendirinya. Setidaknya penerima manfaat MBG hanya menyasar ke sekolah2 yang benar2 membutuhkan.

source thread : rizalbrain

link: https://www.threads.com/@rizalbrain/post/DdAMj_qkhSu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

31 komentar

  1. tugas negara mensejahterakan rakyat dalam bidang kesehatan, ekonomi, lapangan kerja, pendidikan, keamanan, kenyamanan dll. kenapa yang dilakukan negara memusuhi rakyat nya sedangkan mereka digaji oleh rakyat. dan rakyat masih baik hati ga mau mecat, hanya diingatkan. lha….. “kalau ga suka pindah aja keluar negeri” jiakakakak

    1. Bunyi UUD45 : “mencerdaskan kehidupan bangsa”
      dengan cara : meningkatkan pendidikan, memperbaiki gizi

      pasti kaum tantrum teriak “”GIZI APAAN, ORANG NGIRIM MAKANAN BERACUN”
      BGN mendengar tantruman anda. makanya terus berusaha memperbaiki tata kelola MBG

      tapii ya.. namanya orang tantrum, di jelasin kayak gimana juga yaaa TETEP TANTRUMMMM

        1. woi calon suhada yg suka sumpah serapah.. (cita2nya agak palsu jadi nya)
          anda baca lagi amanat UUD : mencerdaskan kehidupan bangsa
          praktek nya via : pendidikan berkualitas dan perbaikan gizi

          1. sini kasih liat hasil penelitian pengaruh mbg thdp perkembangan otak? kalau keracunan massal mbg emg fakta, jelas kejadian di mana-mana sampai jd berita global. blm ada 2 tahun udah 50ribuan org keracunan. di AS, Jepang, Korsel yg udah puluhan tahun ngasih makan siang anak sekolah angka keracunan g nyampe segitu

        2. itu tafsiran dia sendiri, dicocok-cocokin sendiri ama orogrma junjungannya. g ada bukti mbg membantu tumbuh kembang otak & mencerdaskan anak sekolahan. mau pinter ya belajar, bukan mbadog bin nguntal mbg

    1. Pemilik SPPG itu bajingan tengik rakus semua ayam 1 ekor dipotong 12 bagian, semangka diiris setipis kartu remi, sudah gitu anjing pembela nya pada ngumpul di sini lengkap sudah kebobrokan rezim gendruwo.

  2. salut juga kpd SPPG yg belum memenuhi syarat bisa beroperasi dan mampu meracuni anak sekolah bikin nelongso orang tua, bikin sibuk nakes 💃💃

  3. sekolah yg membutuhkan kalok isinya racun sama aja mengorbankan generasi yg bisa menumbangkan antek wowo dan antek wiwi 😂😂💃💃💃💃🕺🕺

  4. di AS penyedia makan siangnya ditenderkan scr ketat, di sini cuma modal apply via formulir online, bahkan org g ada pengalaman bidang katering pun bisa ikutan & bikin yayasan dadakan. sidak kondisi dapur pun entah dilakukan ato engga. baru heboh ngecek dapur, ngecek sanitasi, ngecek IPAL, sama ngecek sertifikat pas udah kejadian kasus keracunan massal