Pep Guardiola: ‘Saya tidak netral; saya mendukung Palestina’ 🇵🇸

Pep Guardiola, manajer Manchester City, secara terbuka menyatakan dukungannya terhadap Palestina dengan kalimat ikonik, ‘I am not neutral; I stand with Palestine.‘🇵🇸 (“Saya tidak netral, saya mendukung Palestina”), serta menegaskan bahwa ia berpihak pada pihak yang tertindas.

Pernyataan ini disampaikan saat manajer Manchester City tersebut menghadiri sebuah acara konser amal Act x Palestine di kota asalnya, Barcelona.

Detail Pernyataan & Konteks

  • Acara Kemanusiaan: Guardiola melewatkan tugas konferensi pers bersama Manchester City untuk menghadiri konser solidaritas Palestina di Barcelona yang digelar di arena olahraga Palau Sant Jordi, Barcelona, pada Kamis (29/1/2026) malam waktu setempat. Di atas panggung, ia terlihat mengenakan syal keffiyeh tradisional Palestina.
  • Isi Pidato: Ia menyampaikan refleksi emosional mengenai penderitaan anak-anak di Gaza yang terdampak konflik. Guardiola mengecam para pemimpin dunia yang dinilainya pengecut dan mengabaikan krisis kemanusiaan tersebut.
  • Pernyataan Pers Lanjutan: Sekembalinya ke Inggris, ia mempertegas pandangannya dalam konferensi pers klub menjelang pertandingan Carabao Cup. Ia menyatakan bahwa pembantaian dan pembunuhan massal ribuan orang tak bersalah di Gaza Palestina yang sangat jelas terpampang di depan mata seluruh dunia belum pernah terjadi sepanjang sejarah. “Tidak pernah dalam sejarah kemanusiaan, terpampang di depan mata kita itulah genosida di Palestina.”

Dampak dan Reaksi

  • Kritik dari Komunitas Yahudi: Pernyataan keras Guardiola memicu reaksi dari Dewan Perwakilan Yahudi wilayah Greater Manchester (Jewish Representative Council / JRC). Organisasi tersebut mengkritik Guardiola, menilai komentarnya provokatif, dan mendesaknya untuk “fokus saja pada sepak bola” tanpa mencampuri urusan geopolitik Timur Tengah.
  • Dukungan Publik: Di sisi lain, sikap berani Guardiola mendapat pujian luas dari berbagai aktivis kemanusiaan, komunitas pendukung Palestina, dan penggemar sepak bola global yang menghormati keberaniannya menggunakan platform besar demi menyuarakan hak asasi manusia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar