Pengacara Trump: Raja Charles Mungkin Sudah Memeluk Agama Islam

Mantan Wali Kota New York yang merupakan pengacara pribadi Donald Trump, Rudy Giuliani, melontarkan pernyataan kontroversial terkait Raja Charles III.

Dalam sebuah wawancara podcast Uncensored yang dipandu Piers Morgan pada Senin (30/3/2026), Giuliani menyebut Raja Inggris secara rahasia ‘mungkin’ telah memeluk agama Islam.

Giuliani mengklaim telah menerima laporan bahwa Inggris akan menjadi negara Muslim dalam 10 tahun ke depan. Ia bahkan menyerang pribadi Raja Charles III dengan menyebutnya sebagai “monarki Muslim Inggris”.

Berikut adalah poin-poin utama dari pernyataan tersebut:

  • Konteks Wawancara: Giuliani menyampaikan dugaan ini dalam wawancara di program “Piers Morgan Uncensored” pada akhir Maret 2026.
  • Alasan Klaim: Ia mendasarkan pernyataannya pada laporan yang ia klaim diterima dari orang-orang di Inggris yang menyebut negara tersebut akan menjadi negara Muslim dalam 10 tahun ke depan.
  • Kritik terhadap Demografi: Giuliani menyinggung pertumbuhan komunitas Muslim di Inggris, keberadaan wali kota Muslim (seperti Sadiq Khan), serta menyebut bahwa Gereja Katolik Roma kini lebih besar di Inggris daripada Gereja Anglikan sebagai bagian dari argumennya.
  • Status Agama Raja Charles: Meski Giuliani melontarkan klaim tersebut, secara resmi Raja Charles III adalah Kepala Gereja Inggris (Anglikan). Teori konspirasi mengenai ketertarikannya pada Islam sering muncul karena sang Raja dikenal sangat menghargai nilai-nilai Islam dan mempelajari bahasa Arab untuk membaca Al-Qur’an.
  • Reaksi: Pernyataan ini menuai kritik tajam dan dianggap sebagai klaim yang tidak berdasar oleh banyak pihak, termasuk host Piers Morgan yang langsung membantah narasi tersebut.

Profil Raja Charles III

Raja Charles III (Charles Philip Arthur George) adalah Raja dari Britania Raya dan 14 wilayah Persemakmuran lainnya sejak 8 September 2022, setelah kematian ibunya, Ratu Elizabeth II. Ia merupakan pewaris takhta terlama dalam sejarah Britania dan naik takhta pada usia 73 tahun, menjadikannya orang tertua yang pernah menduduki posisi tersebut.

Pemerintahan: Penobatan resminya berlangsung pada 6 Mei 2023 di Westminster Abbey.

Kehidupan Keluarga: Menikah dengan Lady Diana Spencer pada 1981 (bercerai 1996) dan dikaruniai dua putra, Pangeran William (sekarang Pangeran Wales) dan Pangeran Harry. Ia kemudian menikahi Camilla Parker Bowles (sekarang Ratu Camilla) pada 2005.

Status Terkini (Hingga April 2026)
Hingga saat ini, Raja Charles III terus menjalankan fungsi konstitusionalnya. Berdasarkan informasi terbaru:

  • Pada April 2026, Raja dan Ratu menghadiri kebaktian Paskah di Kapel St. George, Windsor, bersama anggota keluarga kerajaan lainnya, termasuk Pangeran dan Putri Wales.
  • Ia terus memperkuat hubungan internasional melalui pertemuan kenegaraan, seperti menerima Presiden Suriah Ahmad Al-Sharaa dan Presiden Nigeria pada Maret 2026.
  • Terdapat isu-isu hoaks yang baru-baru ini beredar (per April 2026) yang menyebutkan bahwa ia memeluk Islam, namun klaim tersebut telah dibantah secara luas sebagai teori konspirasi yang tidak berdasar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. bner apa ga.. king Charles III yg paling paham..

    mungkin ini jg trmasuk propaganda lvl abu2.. saat seorang mnjadi muslim (siapapun dia).. ia dilihat spt mnjadi seorang yg negatif..