Panas! Sekjen GRIB Jaya Pajang Uang Rp3 Miliar, Tantang Pengacara Gufroni Penjarakan Hercules

Tantangan ini justru membuat publik menaruh curiga bahwa Hercules “kebal hukum” karena kedekatannya dengan Istana.

Hubungan antara Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (Mayor/Letkol Inf. Teddy) dan Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshal alias Hercules, menjadi sorotan publik menyusul momen kebersamaan dan pembelaan politik di antara keduanya.

Berikut adalah poin-poin utama mengenai interaksi dan hubungan mereka:

1. Pertemuan Silaturahmi di Kantor Seskab

Pada akhir Maret 2026, Seskab Teddy menerima kunjungan kehormatan dari Hercules di Kantor Sekretariat Kabinet, Jakarta.

  • Sahabat Lama: Dalam pertemuan tersebut, Seskab Teddy secara terbuka menyebut Hercules sebagai “kawan lama” dan mengungkapkan bahwa mereka sudah saling mengenal sejak 15 tahun lalu.
  • Apresiasi untuk Anak Hercules: Hercules datang bersama anak-anaknya. Seskab Teddy mengapresiasi keberhasilan Hercules mendidik anak-anaknya hingga bisa menempuh bangku kuliah di universitas luar negeri (seperti di Melbourne dan Pepperdine University).

2. Pembelaan Keras Hercules atas video Amien Rais

Pada Mei 2026, Hercules melontarkan teguran dan peringatan keras kepada politikus senior Amien Rais. Teguran ini dipicu oleh video pernyataan Amien Rais yang dinilai menyudutkan atau mengkritik kedekatan hubungannya dengan Presiden Prabowo Subianto serta posisi Teddy Indra Wijaya sebagai Seskab.

Hercules meminta tokoh publik untuk menjaga lisan dan tidak melontarkan pernyataan yang menyerang kehormatan kepala negara maupun sekretaris kabinet.

Hercules menegaskan komitmen dukungannya yang sudah “harga mati” kepada pemerintahan saat ini.

Kebersamaan dan interaksi ini menunjukkan adanya hubungan personal yang cukup dekat dan historis antara Seskab Teddy dan Hercules.

Kembali ke laptop….

Ketegangan antara ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB) Jaya dengan kuasa hukum putri Ahmad Bahar, Gufroni (LBH AP PP Muhammadiyah), tampaknya memasuki babak baru yang kian memanas.

Tidak lagi sekadar berbalas argumen di media, pihak GRIB Jaya kini melayangkan tantangan terbuka yang sangat mencengangkan publik.

​Dalam sebuah rekaman video resmi yang beredar, Sekretaris Jenderal (Sekjen) GRIB Jaya, H. Zulfikar, tampil di depan kamera dengan pemandangan yang tak biasa. Di hadapannya, tertumpuk rapi ratusan ikat uang pecahan Rp100.000 dengan nilai total fantastis, yakni Rp3 Miliar.

​Tantangan Terbuka Rp3 Miliar Tunai

​Sembari menunjuk tumpukan uang di atas meja, H. Zulfikar secara blak-blakan menantang kapasitas hukum dari Gufroni. Uang miliaran rupiah tersebut diklaim sebagai hadiah atau fee profesional jika sang pengacara mampu memenjarakan Hercules.

​”Kalau kamu dengan kasus Ahmad Bahar ini bisa memenjarakan Pak Hercules, pemimpin kami, ketua umum kami… Pak Hercules akan memberikan hadiah fee kamu sebagai pengacara, uang yang ada di depan saya ini sebanyak 3 Miliar. Kamu ambil ini untuk kamu!” tegas H. Zulfikar dalam rekaman video tersebut.

​Pihak GRIB Jaya menyatakan bahwa langkah ini diambil bukan bentuk kesombongan, melainkan sebagai pembuktian bahwa posisi hukum Hercules berada di pihak yang benar. Mereka menilai tuduhan-tuduhan yang dilayangkan selama ini hanyalah narasi kosong.

​Sebut Pengacara “Abal-Abal” dan Tuding Cari Panggung

​Tak hanya melempar tantangan finansial yang masif, H. Zulfikar juga menyebut Gufroni sebagai “pengacara abal-abal” dan menuding adanya motif terselubung di balik kegaduhan kasus ini.

​Menurut pihak GRIB Jaya, perselisihan antara Ahmad Bahar dan Hercules sebenarnya sudah selesai dan berujung damai. Namun, mereka menyayangkan adanya pihak-pihak luar yang dianggap mencoba “menunggangi” kasus tersebut demi mencari panggung popularitas dan kepentingan pribadi.

​”Jangan kamu membuat cerita-cerita bohong di masyarakat. Cerita yang kamu buat-buat, yang kamu penggal,” ujar Zulfikar.

​Di akhir pernyataannya, Zulfikar kembali menegaskan agar pihak pelapor fokus membuktikan argumennya secara sah di kepolisian selaku penegak hukum, ketimbang membangun opini liar di ruang publik.

​Tanggapan Gufroni

Melalui video yang diunggah di akun fbnya, Gufroni menanggapi tudingan dirinya pengacara abal-abal.

Simak videonya dibawah ini:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. mending bagi2 ke anggota mu..
    biar stop jd preman bilang ini buat modal usaha biar tdk menjadi benalu masyarakat

  2. Muncul lagi nih pansos arogan dari pengacara² mafia gak familiar, jadi ingat pansos si Firdaus biar viral klaim punya gunung uranium di Parung., duit haram hasil upeti / malak saja dibanggakan, punya nama & titel nya tidak sinkron dengan tabiat jahatnya, hapus saja titel nya kalau cuma bikin malu harga diri umat ; dinilai agama lain haji itu bajingan & mafia semua model H. Isam.

  3. justru ini jd semacam sinyal dr hercules kepada pihak penegak hukum bahwa mereka siap untuk menyediakan uang sebagai imbalan bila memenangkan kasus ini.