Di dunia hari ini:
- 40 lebih negara yang menggratiskan total biaya kuliah untuk penduduknya, kaya miskin kasih.
- 25 lebih negara yang mensubsidi 50% lebih biaya kuliah penduduknya, pun sama, kaya miskin kasih.
Sisaya 120-an negara memakai mekanisme biaya penuh, tapi ada beasiswa buat yang tidak mampu. Nah, mereka terdiri dari:
– 15 negara yang bisa kasih beasiswa ke 50% mahasiswa. Signifikan sekali.
– 30 negara yang bisa kasih beasiswa ke 30% mahasiswa. Lumayan.
– Sisanya, 75 negara, hanya mampu kasih beasiswa ke 8-15% mahasiswa saja. Secuil doang yg dapat. Lantas apa nasib 85-92% nasib yang lain? Berjibaku. Bayar penuh.
Indonesia masuk mana?
Sejauh ini, pemerintah hanya bisa memberikan beasiswa ke 12% saja. Sisanya silahkan mikir sendiri. Termasuk kampus, silahkan mikir sendiri.
Politisi-politisi pusat dan daerah suka membual deh, “Kami bantu mahasiswa, program kuliah gratis”, padahal yg dikasih cuma 10% doang.
Yang semakin mengenaskan, kampus-kampus negeri hanya dikasih anggaran negara sebesar 30% dari operasionalnya (sebelum MBG menggila). Hari ini mungkin hanya tersisa 20% saja.
Lantas gimana kampus negeri memenuhi 80% biaya lain? Yes! UKT/SPP+uang IPI, dll. Meroket naiknya. Semakin gila 2 tahun terakhir.
Maka, akan seperti apa Indonesia tahun 2045? Saat kuliah di kampus negeri mahal?
Seperti orang halu. Dia kehilangan dompet di dalam rumah. Tapi mencari dompetnya di jalan. Tetangga nanya, “Kok nyarinya di jalan, bang?” Dia berseru marah-marah, “Nye nye nye, kan di luar terang. Lebih enak nyarinya di sini.” Lantas jutaan fansnya bersorak, “masuk akaaaal!”
Nasib. 50% lebih penduduk dewasa Indonesia hanya lulusan SMP. Begitulah. Hanya makan yg ada di kepalanya.
(Tere Liye)







Sepakat bang, gini amat jadi WNI, mungkin para pejuang kemerdekaan yg sudah wafat menangis 😭😭😭 AIRMATA DARAH MENYAKSIKAN KEBEJATAN PARA PEJABAT YG MERANGKAP JADI GARONG, PEMALAK, PENCOPET, PREMAN DLL
Azab PARA PEJABAT yg tidak segera bertaubat ya Allah
60K calon mahasiswa baru aja ga mampu bayar daftar ulang, miris sekali keberpihakan negara kepada pendidikan rakyatnya yang merupakan investasi mass depan.
kalau wakanda sejelek itu knp yemn pada datang knapa ga stay aja disana apa disana jauh lebih buruk
benci boleh,goblok Jangan
datang kesini karena mereka bisa hidup kaya Sultan disini, rupiah kan lemah 😂
sedangkan lu kalo pindah kesono bawa duit lu, palingan jadi kere juga disono 🤣
daripada junjunganmu prabowo dan jokowi cina jawa pribumi tapi tidak memikirkan rakyat Indonesia
@?.. Yaman lg.. dah khabisan bahan y bang..
🤭😁😂🤣
wah…. jangan dibiasakan berfikir terlobak-labik, coba baca sejarah kemerdekaan Indonesia. saudagar asal Yaman Faradj bin Said Awad Martak menghibahkan rumahnya di Jalan Pegangsaan Timur No. 56, Jakarta, yang menjadi lokasi pembacaan naskah Proklamasi.
mahluk rasis ga bakal mau mikir om…
orang tolol aja dipiara🤣🤣🤣
nah……
nggenah……
renyah……
gegara wowo utamakan program penghasil tai (embege)🤣🤣🤣
karena prabego anggaran pendidikan dipotong untuk makan beracun gratis
presidennya goblok…mentor presidennya raja tipu2…wapresnya longor…menteri2 nya pada pekok…pejabat2 lainnya setali tiga uang…makanya makin hancur negara ini