MEMBEDAH MODUS OPERANDI: Transfer Sepihak Oleh Jaringan Pinjol Ilegal

Membedah Modus Operandi Jaringan Pinjol Ilegal

Oleh: Kang Irvan Noviandana

Setelah kami mengumpulkan sejumlah temuan dari korban transfer sepihak oleh jaringan pinjol Ilegal:

Kebanyakan jaringan ini menggunakan jasa perusahaan remitansi untuk menyamarkan laporan mutasi sumber asal uang tersebut.

Jika uang dikirim melalui perusahaan remitansi, apakah asal-usul dan pihak yang memerintahkan transaksi tersebut menjadi tidak dapat dilacak?

Jawabannya secara prinsip tidak.

Remitansi adalah mekanisme pemindahan uang, memang dapat membuat nama yang terlihat pada mutasi rekening penerima berbeda dengan pihak yang sebenarnya berada di belakang transaksi, tapi perpindahan dana tetap meninggalkan catatan pada sistem keuangan.

Temuan awal kami, nama yang muncul di rekening kami dan banyak korban adalah HSS SUMBER REMITAN

Dalam kasus yang saya pribadi alami, pada 9 September 2026 rekening menerima dua kali transfer BI-FAST:

Rp1.612.000 + Rp1.612.000 = Rp3.224.000

Pada mutasi rekening tercantum:

HSS SUMBER REMITAN

Identifier 003698235789

Pada prinsipnya salah transfer itu bukan tindakan ilegal ataupun pidana, namun ketika tranfser sepihak tanpa adanya perjanjian yang sah, kemudian menetapkan pengembalian dana dibelakang dengan jumlah berkali lipat termasuk dalam dugaan pemerasan, apalagi disertai ancaman penyalahgunaan data pribadi korban.

Dari kejadian ini, saya tergerak untuk terus melakukan investigasi dari jejak yang dapat kami telusuri, yaitu sebuah angka pada laporan mutasi.

Angka ini dapat menjadi petunjuk bagi Polisi untuk melakukan penelusuran.

Siapa yang memerintahkan pengiriman uang tersebut, atas dasar apa, dan siapa sebenarnya pihak yang berada di belakang transaksi?”

HSS Sumber Remitan tercatat dalam dokumen standardisasi BI sebagai entitas dengan sandi referensi 777930087. Artinya, terdapat jejak formal bahwa HSS merupakan entitas dalam ekosistem jasa remitansi/sistem pembayaran.

Artinya nama HSS pada mutasi rekening tidak dapat langsung dijadikan bukti bahwa HSS merupakan perusahaan pinjol ilegal atau bagian dari jaringan pinjol ilegal.

Jika HSS berfungsi sebagai penyelenggara atau perantara transfer, maka yang perlu diketahui

Siapa yang memberikan instruksi kepada HSS?
Dari mana sumber dananya?
Siapa pemilik dana sebenarnya?
Siapa beneficiary sebenarnya?
Apa dasar transaksi tersebut?
Dan untuk kepentingan siapa transaksi dilakukan?

Angka pada petunjuk yang kami temukan identifier 003698235789 menjadi salah satu petunjuk penting

Kami menemukan sebuah dokumen transaksi publik yang juga mencantumkan:

HSS SUMBER REMITAN
DANAMON
003698235789

Tercatat pada tanggal 03 Februari 2026

Namun nominal transaksinya berbeda dengan transaksi yang kami terima.

Temuan ini penting karena identifier yang sama muncul pada transaksi dengan waktu dan nominal yang berbeda.

Dengan demikian, terdapat hipotesis bahwa:

003698235789 kemungkinan bukan transaction ID unik dari satu transaksi

Identifier tersebut bisa merupakan reference, account identifier, settlement identifier, atau bentuk identifier lain yang digunakan dalam channel pembayaran.

Secara sederhana, transaksi dapat saja mempunyai rantai seperti:

Pihak A / Originator

Penyedia pembayaran atau pihak perantara

HSS Sumber Remitan

Bank / settlement system

Rekening korban

Bagi korban, yang terlihat mungkin hanya
HSS SUMBER REMITAN → rekening korban

Tapi sistem keuangan punya informasi yang jauh lebih lengkap dibandingkan mutasi yang terlihat oleh nasabah.

Di belakang satu transaksi dapat terdapat informasi mengenai:

– rekening sumber;
– bank asal;
– waktu transaksi;
– instruksi pembayaran;
– reference number;
– rekening settlement;
– pihak pengirim;
– beneficiary;
– jalur pemrosesan;
– serta data KYC/identitas pihak yang menggunakan layanan.

Apabila terdapat puluhan atau ratusan korban yang memiliki pola serupa, penyidik dapat membandingkan:

– tanggal;
– nominal;
– rekening tujuan;
– identifier;
– bank;
– originating institution;
– sumber dana;
– dan pola instruksi pembayaran.

Dari pola tersebut dapat diketahui apakah transaksi tersebut berdiri sendiri atau merupakan bagian dari mekanisme yang terorganisasi, dan jejak uang tersebut dapat diketahui hulunya kepada siapa.

FB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *