
Politisi senior Inggris George Galloway di X mengatakan:
“Berbeda dengan Ed Sheeran (yang memilih ‘netral’), saya memihak. Lebih dari 50 tahun yang lalu, saya memilih untuk berpihak pada Palestina. Saat itu dan hingga kini, saya meyakini bahwa Palestina adalah pusat moral kemanusiaan; kejahatan yang dilakukan oleh kaum kolonialis Eropa terhadap mereka begitu keji, serta konspirasi dan keterlibatan negara-negara Barat begitu kelam, hingga hal itu menyayat hati saya. Entah saya terpilih kembali ke parlemen untuk kedelapan kalinya atau tidak, saya akan terus menyuarakan perjuangan mereka.”
George Galloway telah terpilih menjadi Anggota Parlemen (MP) sebanyak 7 periode legislatif di Dewan Rakyat Britania Raya (House of Commons) sejak tahun 1987. Sepanjang karier politiknya yang dinamis, ia berhasil memenangkan kursi parlemen untuk 5 daerah pemilihan (konstituensi) berbeda dengan mewakili 3 partai yang berbeda.
Saat ini ia menjabat sebagai pemimpin Workers Party of Britain.
Pendukung Setia Palestina
George Galloway adalah seorang politisi kawakan asal Britania Raya yang dikenal luas sebagai salah satu pembela paling vokal dan pendukung setia perjuangan kemerdekaan Palestina di dunia Barat. Selama hampir lima dekade, ia secara konsisten menentang kebijakan zionisme Israel serta keterlibatan militer asing di Timur Tengah.
Berikut adalah beberapa rekam jejak dan aksi nyata George Galloway dalam mendukung Palestina:
- Mendedikasikan Sebagian Besar Hidupnya: Dalam berbagai wawancara, pemimpin Workers Party of Britain ini menegaskan bahwa ia telah mendedikasikan lebih dari 47 tahun hidupnya untuk berdiri bersama rakyat Palestina.
- Pendiri Viva Palestina: Pada tahun 2009, ia mendirikan organisasi kemanusiaan Viva Palestina di Inggris. Ia memimpin langsung konvoi bantuan internasional untuk menembus blokade Israel di Jalur Gaza guna mengirimkan bantuan medis dan kebutuhan pokok.
- Keluar dari Arus Utama Politik Inggris: Konsistensinya menentang invasi Irak pada tahun 2003 membuatnya didepak dari Partai Buruh (Labour Party) Inggris yang saat itu dipimpin Tony Blair. Sejak saat itu, ia bergerak secara independen maupun lewat partai baru untuk menyuarakan kritik tajam terhadap sekutu Barat dan Israel.
- Menang Pemilu Berkat Isu Gaza: Pada pemilu sela Rochdale bulan Maret 2024, Galloway berhasil memenangkan kursi di parlemen Inggris setelah menjalankan kampanye yang berfokus pada penentangan perang Israel di Gaza serta kecaman terhadap sikap pemerintah Inggris yang pro-Israel.
- Menggalang Dukungan di Indonesia: Galloway tercatat pernah mengunjungi Indonesia pada tahun 2012 sebagai pembicara dalam Konferensi Komunitas Asia-Pasifik untuk Palestina di Jakarta. Dalam kunjungan tersebut, ia aktif mengajak masyarakat serta elemen politik di Indonesia untuk memperkuat solidaritas bagi kemerdekaan Palestina.








support him