Kelompok Ansarallah (Houthi) Menyatakan Akan Menghentikan Serangan Jika Arab Saudi Mengakhiri Kampanye Militer di Yaman
🔹Juru bicara senior Ansarallah, Mohammed al-Bukhaiti, mengatakan kepada Sky News bahwa kelompoknya “siap untuk berdamai” dan akan menghentikan serangan terhadap wilayah serta jalur pelayaran Arab Saudi jika Riyadh menghentikan serangan udara, mencabut blokade terhadap Yaman, dan berhenti mendukung milisi di Yaman yang memerangi Ansarallah.
🔹”Pihak Saudi memiliki risiko kerugian yang jauh lebih besar dibandingkan apa yang masih bisa hilang dari Yaman,” ujarnya, seraya menggambarkan kebijakan saat ini sebagai situasi “blokade dibalas blokade, agresi dibalas agresi.”
🔹Al-Bukhaiti menyatakan bahwa Ansarallah tidak memiliki rencana untuk merebut wilayah lebih lanjut, dan menyebut kemajuan mereka baru-baru ini di sepanjang pantai barat Yaman sebagai “konsekuensi dari langkah Saudi mengerahkan tentara bayaran ke dalam Yaman untuk memerangi kami.”
🔹Ia mengatakan bahwa Selat Bab al-Mandab tetap terbuka bagi semua pelayaran kecuali kapal-kapal Saudi, dan bahwa saat ini Ansarallah hanya menargetkan kapal-kapal milik Saudi sebagai balasan atas blokade dan serangan Saudi.
🔹Ia juga menepis klaim pemerintahan Trump mengenai adanya pembicaraan langsung, dengan menyatakan bahwa segala bentuk komunikasi dilakukan melalui perantara Oman.
[VIDEO]








udh ngemis damai aja
Yang milisi itu houthi, pemberontak yang didukung Iran. Awal nunggangin mantan ptesiden yg kalah.
kalo houthi kau bilang pemberontak, kalo si jolani bukan pemberontak ya, wahaboy
Udah mulai nyerang duluan, eh giliran dibalas….nangis termehek-mehek…..cemen amat ayam sayur