Juru Bicara Militer Houthi Yaman menolak tuduhan Arab Saudi bahwa serangan mereka mengancam situs suci di Mekah, menyebut klaim tersebut sebagai “rekayasa dan kebohongan.”
Kelompok tersebut menyatakan bahwa operasinya menargetkan fasilitas minyak Saudi dan pangkalan militer, bukan situs keagamaan, dan mengklaim bahwa “tidak ada ancaman dari Yaman terhadap kesucian-kesucian tersebut.”
Houthi Serang Mekah?
Sejak tahun 2015 hingga saat ini, propaganda perang Arab Saudi terhadap kelompok Houthi [Ansharullah] terus-menerus menyebarkan klaim palsu bahwa Houthi [Ansharullah] berupaya menghancurkan Makkah dengan rudal.
Dengan cara inilah Arab Saudi membangun dukungan publik untuk melanjutkan pengepungan dan genosida di Yaman, yang tahun 2021 saja sudah merenggut 377.000 nyawa, 1,5 juta hidup dalam kemiskinan ekstrem [data PBB].
Setiap kali Ansharullah melakukan langkah untuk melawan pengepungan Arab Saudi, muncul kembali propaganda mengenai “rudal Houthi yang menargetkan Makkah.” Padahal tak ada bukti apapun.
Sampai kapan netizen Wahaboy mau ditipu rezim Saud, si pelaku genosida terhadap sesama bangsa Arab, lalu ikut menanggung dosanya?
Yang harusnya jadi pelajaran buat kita: bangsa Yaman yang sudah ditindas habis-habisan itu tetap gigih melawan, dan tetap membela Palestina.
(Dina Sulaeman)








hmhhh… ini nampaknya urusan politik…. Wallahu a’lam
dunia islam saat ini dirusak oleh bani saud dan antek2 salafy yg mengaku sunnah….
padahal menurut sunnah ..yahudi dan nasrani diusir dari jazirah arab…padahal Nabi memerangi yahudi…padahal umar bin kattab membebaskan al aqsa…
sunnah apa yang diikut bani saud dan salafy..