
Secara administratif di Arab Saudi, terdapat perbedaan yang sangat besar antara Kota Makkah (Makkah al-Mukarramah) sebagai sebuah kota, dengan Provinsi/Wilayah Makkah (Makkah Region atau Imarat Mantigat Makkah).
Wilayah Provinsi Makkah adalah satu dari 13 provinsi di Saudi (lihat peta di atas). Provinsi Makkah mencakup area seluas sekitar 137.000 kilometer persegi—lebih dari lima kali lipat luas seluruh wilayah Palestina yang bersejarah dan sekitar delapan kali lipat luas Kuwait.
Wilayah Provinsi Makkah yang luas ini tidak hanya mencakup Masjidil Haram dan kota Makkah, tetapi juga Jeddah, Taif, serta puluhan kota, situs, dan instalasi militer lainnya—termasuk Pangkalan Udara King Fahd di Taif dan Pangkalan Udara King Abdullah di Jeddah. Pangkalan Udara King Fahd sendiri terletak sekitar 70 kilometer dari kota Makkah dan menjadi pangkalan bagi jet tempur Typhoon dan F-15 milik Angkatan Udara Kerajaan Saudi.
Berikut adalah ringkasan perbandingan untuk mempertegas penjelasan:Aspek Kota Makkah Wilayah/Provinsi Makkah Status Administratif Ibu kota dari Wilayah Makkah. Salah satu dari 13 Provinsi (Mantiqah) di Arab Saudi. Cakupan Wilayah Hanya area metropolitan kota, termasuk Masjidil Haram dan situs suci (Mina, Muzdalifah, Arafah). Mencakup area seluas ±137.000 km², membentang dari pesisir Laut Merah hingga pegunungan Sarawat. Kota-Kota Utama Makkah itu sendiri. Makkah, Jeddah, Taif, Rabigh, Al-Lith, Khulais, dll. Instalasi Militer Strategis Umumnya hanya pengamanan kota dan fasilitas haji. Menampung pangkalan militer besar seperti Pangkalan Udara King Fahd (Taif) dan Pangkalan Udara King Abdullah (Jeddah).
Distingsi ini sering kali membingungkan masyarakat internasional. Ketika media menyebutkan sebuah peristiwa atau instalasi militer terjadi di “Makkah”, sering kali yang dimaksud adalah Wilayah/Provinsi Makkah, bukan di dalam kawasan kota suci Makkah itu sendiri yang memiliki radius batas tanah haram (hudud al-haram).
Belakangan ini, video-video telah dirilis yang memperlihatkan jet Typhoon lepas landas dari Pangkalan Udara King Fahd di Taif untuk melakukan serangan di dalam wilayah Yaman, bersamaan dengan jet F-15 yang lepas landas dari Pangkalan Udara King Khalid di Khamis Mushait.
Oleh karena itu, ketika ada laporan bahwa sebuah rudal Yaman diluncurkan “ke arah Wilayah Makkah,” hal itu tidak secara otomatis berarti rudal tersebut mengarah ke kota Makkah (Makkah al-Mukarramah), Masjidil Haram, atau situs keagamaan mana pun. Tapi yang ditarget adalah pangkalan militer Saudi yang digunakan untuk menyerang wilayah Yaman.
Kita sedang berbicara tentang wilayah seluas 137.000 kilometer persegi yang mencakup pangkalan militer, fasilitas, bandara, dan kota-kota yang jaraknya terpisah puluhan atau bahkan ratusan kilometer. Menargetkan pangkalan militer di dalam Wilayah Provinsi Makkah adalah satu hal; namun mengklaim bahwa rudal menargetkan Makkah al-Mukarramah atau Masjidil Haram adalah hal yang sama sekali berbeda.
Jangan memanfaatkan nama Makkah untuk membohongi orang dan mengubah setiap serangan militer di wilayah seluas itu menjadi cerita tentang serangan terhadap Ka’bah atau Makkah al-Mukarramah.








🌿 INSPIRASI ISLAMI HARIAN
Praktis • Edukatif • Inspiratif
📌 Mari bergabung di kanal islami.top/wa dan sebarkan kebaikan. Kanal resmi berbagi wawasan keislaman berlandaskan Al-Qur’an & As-Sunnah.
🎯 Fokus Kajian Kami:
🎥 Video pendek (Faedah harian)
📖 Wawasan keislaman
💡 Tips kesehatan
🔬 Sains: Keajaiban Ciptaan Allah
🤲 Kisah mualaf yang menginspirasi
✨ Quote motivasi islami
📝 Artikel keislaman
📰 Kabar dunia Islam
InsyaAllah, konten disajikan secara rutin dengan mengutamakan manfaat dan sumber yang terpercaya.
📲 Tafadhdholu follow channel kami:
https://islami.top/wa
🌐 Website: islami.top
dibaca baik-baik ya artikelnya! 🤭