Keputusan MBS menyerang bandara Yaman Juli lalu akan dicatat sebagai keputusan paling bodoh dalam sejarah

Serangan Saudi terhadap landasan pacu Bandara Internasional Sana’a di Yaman (yang dikuasai pemerintah Houthi) untuk mencegah pendaratan pesawat dari Iran pada 13 Juli 2026 lalu kini dampaknya sangat fatal bagi Saudi.

Kritikus dan pengamat menilai tindakan ini sebagai kesalahan fatal berargumen pada beberapa dampak berikut:

  • Runtuhnya Gencatan Senjata: Serangan Saudi ini secara resmi mengakhiri fase de-eskalasi dan gencatan senjata informal yang telah terjaga sejak tahun 2022.
  • Kerugian Teritorial Baru: Hingga September 2026, pertempuran kembali membara di mana Houthi berhasil merebut kota pelabuhan strategis Mokha dan pulau di sekitar Selat Bab al-Mandab, memperkuat posisi mereka atas jalur pelayaran Laut Merah.
  • Balasan Houthi yang Meluas: Setelah insiden tersebut, kelompok Houthi mendeklarasikan blokade maritim terhadap Arab Saudi dan meluncurkan gelombang serangan rudal serta drone ke fasilitas energi Aramco dan kota-kota selatan seperti Abha International Airport.

Saudi Kini Mengalami Krisis Minyak

Krisis minyak di Arab Saudi saat ini berada dalam kondisi darurat akibat eskalasi serangan militer dan blokade maritim oleh kelompok Houthi. Kombinasi serangan terhadap infrastruktur darat dan penguasaan jalur laut strategis telah memukul nadi perekonomian Riyadh serta mengancam pasokan energi global.

Berikut adalah rincian utama mengenai krisis minyak yang tengah terjadi:

Pemicu Utama Krisis

  • Penutupan Pipa Minyak East-West: Jalur pipa strategis sepanjang 1.200 kilometer terpaksa ditutup sementara setelah dihantam serangan drone. Pipa ini merupakan jalur krusial yang mengalirkan sekitar 4 hingga 5 juta barel per hari (bph) dari wilayah timur Saudi ke Pelabuhan Yanbu di Laut Merah guna menghindari konflik di Selat Hormuz.
  • Blokade dan Penguasaan Selat Bab el-Mandeb: Kelompok Houthi berhasil merebut Pulau Perim di tengah Selat Bab el-Mandeb. Aksi embargo maritim ini membuat kapal tanker enggan bersandar di pelabuhan pesisir barat Arab Saudi karena risiko keamanan yang sangat tinggi.
  • Hujan Rudal di Kota Militer: Houthi juga menggencarkan serangan udara menggunakan puluhan rudal dan drone ke berbagai wilayah selatan Saudi, termasuk pangkalan militer di Khamis Mushait dan Jazan.

Dampak Operasional dan Ekonomi terhadap Arab Saudi

Akibat serangan yang bertubi-tubi dan keterbatasan kapasitas penampungan domestik, pemerintah Arab Saudi terpaksa mengambil langkah damage control yang drastis:

Indikator Sektor MinyakKondisi Sebelumnya (Juli 2026)Kondisi Saat Ini (Agustus–September 2026)Dampak Riil
Produksi Minyak Mentah8,1 juta barel per hari (bph)6,2 juta barel per hari (bph)Anjlok 23% akibat penutupan sebagian keran produksi.
Volume Ekspor Minyak5,1 juta barel per hari (bph)3,1 juta barel per hari (bph)Merosot tajam ke rekor terendah sejak tahun 2013.
Jalur Pasokan GlobalBerjalan normal melalui pipa daratTerputus total (Pipa ditutup)Kehilangan alternatif pengapalan aman tanpa lewat Selat Hormuz.

Dampak Terhadap Pasar Energi Global

  1. Harga Minyak Melonjak Tajam: Ketegangan di Timur Tengah ini langsung mendorong harga minyak mentah jenis Brent melonjak melewati US$102 hingga mendekati US$108 per barel. Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) ikut terkerek ke kisaran US$102 per barel.
  2. Ancaman Krisis Energi & Inflasi Dunia: Analis memperingatkan bahwa pemangkasan operasional pipa East-West saja dapat menghilangkan 4% dari total pasokan minyak dunia. Jika gangguan pelayaran di Laut Merah dan penutupan pipa berlangsung berminggu-minggu, dunia terancam menghadapi resesi akibat lonjakan harga BBM dan biaya transportasi global.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 komentar

  1. gak sebodoh syiah itu yg nembak kapal dagang menewaskan wni dan wn pakistan, buta apa gmn nembak kapal dagang, harusnya kita nyatakan perang total juga ke houthi spt pakistan

  2. syiah laknatullah. memang keji dan buas spt hewan jika berkuasa. syiah dan israel sdng bersandiwara. belumada syiah menyerang kilang minyak israel begitupun israel tdk pernah menyerang kilang minyak iran. 😅