Mohammed bin Salman dalam kondisi terjepit

Putra Mahkota dan peguasa de facto Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman menghadapi ancaman eksistensial yang nyata dan terjepit dalam situasi yang sangat sulit.

Jika ia menarik diri dari Yaman dan mencabut blokade, ia akan tampak seperti orang yang menerima kekalahan telak yang menyingkap kelemahannya di hadapan lawan-lawannya di dalam negeri (para pangeran Saudi yang lain).

Jika ia melanjutkan perang Yaman, fasilitas minyak dan energi, pelabuhan, serta bandara Arab Saudi akan terus terancam hancur lebur.

Dalam kedua skenario tersebut, bahaya yang dihadapi bukan lagi sekadar ancaman militer, melainkan juga mengancam pondasi kekuasaannya itu sendiri.

(@Cosmos_politic)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 komentar

  1. tahta, kuasa, emas, dunia..!!
    trasa lama, sbentar sjatinya..!!

    dah pada paham sbenarnya, tp kmbali trlena..!!
    syaitan slalu mncoba, mo raja² ato org biasa..!!
    syaitan dilaknat, rugi klo brhenti menggoda..!!

    mo yg disini & yg d arab sana..!!
    cepatlah sadar..!!

    ..Islam bersatulah..

  2. 2 Umat yg saling berselisih, karena 2 syetan kafir dg pembisik iming² Harta dan kuasa, setelah Umat hancur lebur saling serang setan inilah yg akhirnya menang.