Kelompok Houthi memiliki satu kekuatan yang menonjol, dan inilah alasan utama saya mengagumi mereka

✍️@BeijingDai

Kelompok Houthi memiliki satu kekuatan yang menonjol, dan inilah alasan utama saya mengagumi mereka: mereka memiliki tingkat kohesi organisasi yang sangat tinggi, sesuatu yang amat langka di dunia Muslim.

Saat ini, Houthi menguasai wilayah dengan populasi sekitar 20 juta jiwa, namun mereka mampu mengerahkan pasukan berkekuatan antara beberapa ratus ribu hingga satu juta personel—sebuah tingkat mobilisasi yang luar biasa tinggi.

Pasukan ini memiliki efektivitas tempur yang sangat tinggi. Para prajuritnya digerakkan oleh keyakinan dan tekad yang tulus; mereka bukanlah veteran yang bermalas-malasan atau sekadar bekerja demi gaji semata.

Hal ini sangat jarang terjadi di dunia Muslim. Kita telah melihat bahwa sebagian besar militer di negara-negara Muslim sangat minim disiplin organisasi: saat menang, mereka berkeliling dengan truk pikap sambil melepaskan tembakan ke udara; saat kalah, mereka tercerai-berai dan melarikan diri ke segala arah.

Bukti lain dari tingginya kohesi organisasi internal Houthi adalah keberhasilan luar biasa dalam operasi kontra-intelijen mereka. Israel dan Amerika Serikat jelas telah berupaya keras untuk menyusup ke dalam kelompok Houthi selama beberapa tahun terakhir, namun tidak ada kabar mengenai keberhasilan mereka dalam melacak lokasi para pemimpin Houthi. Mereka telah menyuap banyak pengkhianat Muslim di Iran, Irak, Lebanon, dan bahkan Gaza, namun di wilayah yang dikuasai Houthi, upaya mereka gagal total.

Situasi ini sangat mirip dengan pengalaman Partai Komunis Tiongkok (PKT) pada masa revolusi. Selama revolusi, PKT mampu memobilisasi pasukan dalam jumlah besar dan berhasil menginspirasi mereka untuk bertempur dengan gagah berani tanpa takut berkorban. Dibandingkan dengan pasukan KMT (Kuomintang atau Partai Nasionalis Tiongkok) yang berjumlah jutaan namun menyerah kepada Jepang, pasukan PKT hampir tidak memiliki pengkhianat. PKT juga sangat piawai dalam operasi kontra-intelijen, sehingga sulit bagi mata-mata asing untuk bertahan hidup di wilayah kekuasaan mereka.

Bisa dikatakan bahwa hanya di bawah kepemimpinan PKT-lah rakyat Tiongkok mencapai tingkat persatuan dan kohesi organisasi tertinggi dalam sejarah mereka yang telah berlangsung selama ribuan tahun.

Kini, saya melihat pola serupa pada kelompok Houthi.

(Sumber: X)

[Penduduk Mukha menyambut para pejuang Ansarallah/Houthi]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar