Kalau Nadiem bisa diproses, kenapa yang ini enggak?

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan pihaknya ‘kebobolan’ anggaran pembelian motor listrik oleh Badan Gizi Nasional (BGN) yang mencapai Rp1,05 triliun buat membeli impor 25 ribu motor listrik.

Menurut Purbaya dia sudah menolak anggaran pengadaan itu tahun lalu tetapi pos anggaran tetap muncul. Hal ini, jelas dia, disebabkan kekurangan sistem perangkat lunak Ditjen Anggaran Kementerian Keuangan yang kini sedang diperbaiki.

“Itu software dari Dirjen Anggaran, itu sedang diperbaiki sehingga enggak kebobolan kayak kemarin tuh. Kamu kebobolan kan? Tahun lalu kita sudah menolak beli motor untuk BGN. Jadi, saya tolak,” ujar Purbaya.

Ngeles Purbaya

Komentar akun @txtdaritaxpayer:

Gw ga ngerti.
Purbaya nyebut pengadaan motor BGN itu sebuah “kebobolan” dan Dirjen Anggaran dicopot.

Pertanyaan gw:

  1. Kenapa pengadaannya ga dibatalkan aja?
  2. Barangnya diretur.
  3. Dadan Kepala BGN diproses hukum.

Kenapa harus dilanjutkan dengan alasan “terlanjur ada anggarannya”??

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. kenapa org ini salah ngeles tp nga dibetulin salahnya apa sepertinya org ini ditaruh buat sensasi memecat org tapi dia nga mundur bukannya anggaran uang rakyat rugi