Ini bukan soal Teddy Indra Wijaya sebagai pribadi

Ini bukan soal Teddy Indra Wijaya sebagai pribadi.

Ini soal sistem militer yang lagi dilipet seenaknya.

Begini faktanya:
Bagi lulusan Akmil 2011, seharusnya baru layak Letkol sekitar 2034.
Teddy adalah lulusan Akmil 2011, 2026 udah Letkol.

Loncat 8 tahun!!!

Dan ini bukan sekali.

Naik pangkatnya pakai istilah ajaib:
“kenaikan reguler dipercepat”
yang bahkan dikritik analis militer kayak Selamat Ginting sebagai gak ada dalam aturan TNI.

Masalah makin serius:

UU TNI cuma izinkan perwira aktif isi 10 jabatan sipil.
Seskab? Gak masuk.

Artinya?
Kalau mau jadi Seskab, harusnya mundur dulu dari TNI.

Tapi ini enggak.

Lebih aneh lagi:
Jabatan Seskab setara eselon 2.
Harusnya minimal Brigjen.
Sekarang malah cukup Letkol.

Belum cukup syarat, tapi sudah duduk.

Sementara itu:
Perwira lebih senior,
lebih lengkap pendidikan,
masih ngantri.

Pesan yang dikirim ke dalam TNI jelas:
Prestasi kalah sama kedekatan.

Kalau ini dibiarkan,
yang rusak bukan cuma satu orang.

Yang rusak: sistem.

Dan kalau militer mulai longgar terhadap aturan dan bisa dilangkahi,
yang kena dampaknya bukan cuma mereka.

Tapi kita semua.

(@bangherwin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

8 komentar

  1. Gerombolan TerMul dan TerWo yang SUPER DUPER GUOBLOK mana paham hal beginian‼️😜😂😝🤣

    Ya kan af dan Anonim pendukung garis keras mbah Wowo aNTEK asing Gemoy omon omon⁉️
    Dasar kalian semua adalah BabRun‼️🐷🐷🐷

  2. Kalo simpenan ya suka2 majikan besar lah … kita doakan sj semoga mereka berdua bahagia … di neraka … gabung sama kaum sodom!

    1. Etika gak ada
      Iman NYA JUG DI PERTANYAKAN????
      SEORANG PRIA YG BERLAGAK WANITA????
      SEMOGA AZAB ALLAH TURUN HANYA UNTUK GEROMBOLAN MEREKA

  3. kalau kondisi kayak Tedi, tergantung MAJIKAN dong….
    NEGARA DI PIMPIN ORANG TAK BERIMAN & TAK BERMORAL > AMBYAAAARRRR

  4. mulai kapan bobroknya sistem ini 10 th ini atau 15 th ini lantas org yg sdh berkarya dan berkeringat bahkan sdh rela berkorban utk keluarga hanya rusak oleh satu dua org. apakah dzajal bukan ini