Seorang jurnalis Turki di Pakistan melaporkan:
Menlu Iran🇮🇷 Abbas Araghchi dan Utusan Khusus AS🇺🇸 Steve Witkoff hampir terlibat dalam perkelahian fisik/adu jotos selama negosiasi yang gagal tentang Selat Hormuz. Araghchi bilang ke orang AS, jangan pernah mengancam orang Iran!

Perundingan perdamaian AS-Iran yang dimediasi oleh Pakistan tetap tidak menghasilkan kesimpulan setelah 21 jam negosiasi pada hari Sabtu (11 April 2026).
Wakil Presiden AS JD Vance, yang memimpin delegasi Washington, mengatakan bahwa ini adalah “kabar buruk bagi Iran” dan bahwa timnya akan pergi setelah mengajukan “tawaran terakhir dan terbaik”.
Namun mengapa pembicaraan itu gagal?
Vance menolak untuk membahas detail dan bernegosiasi di depan umum setelah 21 jam pembicaraan pribadi, tetapi ia menyebutkan bahwa inti perselisihan tersebut adalah tentang senjata nuklir.
“Faktanya, kita perlu melihat komitmen tegas bahwa mereka tidak akan berupaya mendapatkan senjata nuklir dan mereka tidak akan berupaya mendapatkan alat-alat yang memungkinkan mereka untuk dengan cepat memperoleh senjata nuklir,” kata Vance, menambahkan bahwa itu adalah “tujuan utama Presiden (Donald Trump),” dan itulah yang telah mereka coba capai melalui negosiasi.
“Program nuklir mereka, fasilitas pengayaan yang mereka miliki sebelumnya, semuanya telah dihancurkan,” tambah wakil presiden Trump.
Vance mengajukan pertanyaan retoris menanyakan apakah warga Iran memiliki kemauan untuk tidak mengembangkan senjata nuklir dalam jangka panjang dan memberikan jawaban sederhana ‘tidak’.
“Pertanyaan sederhananya adalah, apakah kita melihat komitmen mendasar dari Iran untuk tidak mengembangkan senjata nuklir — bukan hanya sekarang, bukan hanya dua tahun dari sekarang, tetapi untuk jangka panjang? Kita belum melihatnya. Kita berharap akan melihatnya,” kata Vance.
Iran bersikeras bahwa mereka tidak sedang mengejar bom atom, dan AS serta Israel membom situs-situs sensitif Iran baik dalam perang yang diluncurkan pada 28 Februari maupun tahun lalu.
Sumber:







biarin aja bang pakistan gausah dipisahin
……watak sok jd polisi dunia gk laku didpn iran. klo iran gk boleh, hrsnya israhell jg gk boleh dong….
kalau wowo pasti jilat AS & Israel
kaum penjajah (AS & ISRAEL LAKNATULLOH) kalah mental sama Bangsa Persia (Iran)
ayo IRAN lanjutkan LAWAN DUO SETAN PREMAN YG COSPLAY jadi ISILOP dunia…