Dalam kurun waktu 25 tahun sejak serangan 9/11, perang yang dipimpin AS telah menewaskan jutaan orang

Dalam kurun waktu 25 tahun sejak serangan 11 September 2001 (9/11), perang yang dipimpin AS telah menewaskan jutaan orang, menyebabkan puluhan juta lainnya mengungsi, serta menelan biaya triliunan dolar.

Serangan 11 September 2001 menewaskan total 2.977 korban jiwa (tidak termasuk 19 pelaku pembajakan pesawat), namun perang yang dilancarkan AS pasca 9/11 telah menewaskan jutaan orang.

Berikut adalah dampak kemanusiaan akibat ‘Perang Melawan Teror’ dan konflik-konflik setelahnya berdasarkan riset komprehensif (salah satunya dari Costs of War Project oleh Brown University):

1. Korban Jiwa (Human Toll)

Diperkirakan antara 900.000 hingga 4,5 juta orang tewas secara langsung maupun tidak langsung akibat perang pasca-9/11 di zona konflik utama seperti Afghanistan, Irak, Pakistan, Suriah, dan Yaman.

  • Korban Jiwa Langsung: Lebih dari 900.000 orang tewas akibat kekerasan perang langsung (bom, peluru, serangan udara). Lebih dari 387.000 di antaranya adalah warga sipil.
  • Korban Jiwa Tidak Langsung: Diperkirakan mencapai beberapa juta orang. Kematian ini disebabkan oleh efek turunan perang, seperti kehancuran infrastruktur, kelaparan, hancurnya sistem kesehatan, dan penyebaran penyakit yang bersumber dari dampak konflik.
  • Korban Militer AS: Sekitar 7.000 tentara AS tewas di medan perang, ditambah dengan puluhan ribu kontraktor militer swasta.

2. Pengungsian Massal (Displacement)

Intervensi militer ini memicu krisis kemanusiaan terbesar sejak Perang Dunia II dalam hal perpindahan penduduk.

  • Lebih dari 38 juta orang kehilangan tempat tinggal dan terpaksa mengungsi, baik sebagai pengungsi internal (internally displaced persons) di negara mereka sendiri maupun melarikan diri ke luar negeri sebagai pencari suaka.
  • Mayoritas pengungsi berasal dari Afganistan, Irak, Pakistan, Yaman, Somalia, Libya, dan Suriah.

3. Biaya Finansial (Financial Costs)

Perang jangka panjang ini menelan biaya yang sangat masif dan membebani anggaran domestik Amerika Serikat.

  • Pembayar pajak di AS telah menggelontorkan lebih dari $8 triliun dolar AS untuk mendanai operasi militer pasca-9/11, perawatan medis serta kompensasi bagi veteran perang, serta bunga utang yang digunakan untuk membiayai perang tersebut.
  • Biaya perawatan veteran diperkirakan akan terus membengkak hingga beberapa dekade mendatang.

Secara keseluruhan, 25 tahun sejak tragedi 9/11 menunjukkan bahwa respons militer global tidak hanya mengubah lanskap geopolitik, tetapi juga melahirkan krisis kemanusiaan berkepanjangan yang dampaknya masih dirasakan oleh jutaan warga sipil di seluruh dunia hingga hari ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar