China gak ada lawan

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia mengimpor 932,7 ribu ton buah pada 2025, dengan nilai mencapai US$2,02 miliar. Beratnya ini naik dari tahun sebelumnya yang mencapai 780,5 ribu ton dengan nilai mencapai US$1,66 miliar.

🇨🇳China menjadi pemasok terbesar dengan volume mencapai 649,4 ribu ton senilai US$1,3 miliar (sekitar Rp 22 triliun).

Angka ini menunjukkan dominasi yang sangat signifikan dibandingkan negara lain, menegaskan posisi China sebagai mitra utama dalam perdagangan buah ke Indonesia.

Dari tahun ke tahun, China konsisten menjadi pengimpor utama buah-buahan ke Indonesia. Pada 2021, beratnya mencapai 514,9 ribu ton, yang kemudian sedikit turun pada dua tahun berikutnya, sebelum melonjak 649,4 ribu ton pada 2025.

Buah impor apa saja dari China?

Impor buah-buahan dari China ke Indonesia pada 2025 didominasi oleh apel Fuji, anggur (termasuk Shine Muscat), jeruk mandarin/santang, dan pir. China tercatat sebagai pemasok buah impor terbesar dengan total volume mencapai ratusan ribu ton, diikuti negara lain seperti Thailand dan Australia.

Berikut adalah rincian jenis buah-buahan dari China yang diimpor ke Indonesia 2025:

  • Apel: Terutama jenis Apel Fuji yang populer.
  • Anggur: Anggur Merah Crimson Seedless dan Anggur Shine Muscat.
  • Pir: Pir Xiang Lie atau pir wangi dan jenis pir Asia lainnya.
  • Jeruk: Jeruk Mandarin dan Jeruk Santang.
  • Buah Lainnya: Leci, Loquat, Guanxi Mi You (Pomelo), dan Persimmon

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar