“Ekonomi Iran Menuju Kehancuran Total”

Ada dua jubah yang berbeda, tapi isi otak sama…. Satunya ya memang propagandis Zionis berulang kali menarasikan kehancuran Iran…. seperti contoh ss di atas.

Kalau memang Iran sudah hancur, kenapa Selat Hormuz tetap tidak bisa dikontrol AS-Israel? Kalau memang hancur mengapa sampai diajak berunding dan bisa-bisanya perundingan buntu menghadapi negara yang sudah hancur? Kalau memang sudah hancur, mengapa masih perlu melakukan blokade? Dulu Amerika berhasil menghancurkan Irak, Afghanistan, Libya dan apa ada perundingan dan blokade setelah itu? Gak ada kan? Karena memang sudah hancur…

Terus kenapa AS menyepakati perang dihentikan sementara dulu pada negara yang katanya sudah hancur? Kalau sudah hancur, ya kuasai saja, rampas saja sumber daya alamnya, tundukkan saja orang-orangnya….

Tapi karena semua tidak terjadi, ya artinya Iran belum hancur… Dia masih eksis dan masih berdaya….

Yang satu lagi berjubah Islam, tapi kebencian dan permusuhannya pada Iran tidak ketulungan… Sering mendoakan kehancuran Iran, karena tahu kemenangan Iran adalah gerbang kehancuran bagi mereka….

Keduanya menggunakan jubah yang berbeda, tapi ambisi mereka sama kehancuran Iran…

(Ismail Amin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

  1. negara yg diembargo 47 thn saja bisa eksis . malah maki maju kualitas sdm nya , pendidikan gratis , listrik , gas , air murah , bbm cuma 500 rph/ ltr , tehnologi militernya maju pesat luar biasa. apanya yg hancur ???