Budi Arie minta maaf, ditumbalkan? Netizen: mau makar kok lemah 🤣🤣

Ketua Umum Relawan Pro Jokowi, Budi Arie Setiadi, meminta maaf atas kehebohan ucapannya mengenai patahan sejarah dan insting ‘lebih cepat dari 2029’.

Budi Arie menegaskan ucapannya bersifat pribadi dan tidak ada kaitannya dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi).

Setelah video ini viral, Budi Arie, Rabu (26/8/2026), menyampaikan permintaan maaf.

“Sehubungan dengan viralnya, pernyataan dan analisa saya dalam sebuah pertemuan di Jakarta baru-baru ini yang menimbulkan spekulasi dan berbagai salah penafsiran, saya Budi Arie Setiadi memohon maaf kepada pihak-pihak yang kurang berkenan dan nyaman dengan pernyataan saya tersebut,” kata Budi Aire.

Lewat keterangan video yang dibagikan kepada wartawan, Budi Arie memberikan tiga poin klarifikasi atas kontroversi pernyataannya.

“Pada kesempatan ini saya ingin menyampaikan, satu, pernyataan dan analisa tersebut merupakan pernyataan dan analisa pribadi saya.

Kedua, pernyataan tersebut tidak ada hubungan dan kait… dan mengkaitnya, dengan Bapak Joko Widodo.

Yang ketiga, saya siap bertanggung jawab dan menerima segala konsekuensi karena analisa dan pernyataan saya tersebut. Terima kasih. Jaga terus persatuan Indonesia.”

[VIDEO]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

13 komentar

  1. strategi nya mirip G30SPKI, ketika soekarno dianggap menunggangi kemarahan publik untuk melakukan kudeta.

    ketika prabowo dinilai blunder banyak melakukan kesalahan kemarahan publik masif di medsos, menunggangi demo 27 Agustus walaupun kudeta senyap pun tampak.

  2. Mana nih Komen Gerombolan ANJING-ANJING KURAP PENJILAT TerMul dan TerWo kok sepi??? Biasanya kelur sumpah serapah menyalahkan Anies, Kadrun dan Yemn…
    Dasar Makhluk MUNAFIK HINA!!!

  3. Mana nih komen dari Gerombolan ANJING-ANJING KURAP PENJILAT TerMul dan TerWo??? Biasanya mereka komen menyalahkan Anies, Kadrun dan Yemn. Kualitas OTAK dan AKALnya yang kosong, yang penting asal BACOT tanpa arah!!!

  4. ya si Budi arie punya hak sih utk menyampaikan opini atau analisis, itu hak warga negara JD kadrun2 GK usah baper, selagi gak menyebar kebencian kayak kadrun ekstrimis ya sah2 aja, paham drun?

    1. kalo yg ngomong budi arie, termul bilangnya “utk menyampaikan opini atau analisis”,,,
      kalo yg ngomong pihak yg suka kritik pemerintah, termul bilangnya “menyebar kebencian”, “ekstrimis”, “mau makar”…….

      termul/terwo GOBLOK-nya permanen…
      L.O.L

    2. Hehhehehee….coba kalau tokoh Islam yg ngomong…..heboh tuh para cebonger……bong….cebong ….dari penjilat….jadi tukang cebok…..goblok sejak lahir…..udahlah mantan presiden artinya jadi rakyat biasa….koq masih ternak relawan…darimana buat bayar mereka….hahahahahhaha