SEBUAH CATATAN SEJARAH PENTING
Dulu saat Oktober 1999 ada Sidang Umum MPR untuk memilih presiden, pasca pemilu demokratis 1999 (pemilu paling jujur dalam sejarah Reformasi). Waktu itu belum ada Pilpres langsung, karena ia baru dimulai tahun 2004 saat SBY terpilih jadi Presiden RI.
Dari Sidang Umum MPR Oktober 1999, Prof. Amien Rais terpilih sebagai Ketua MPR. Beliau memimpin pemilihan presiden dengan 3 kandidat utama: BJ. Habibie, Megawati, Abdurrahman Wahid. Namun dalam praktiknya Pak Habibie tidak maju dalam pencalonan, karena “laporan pertanggung-jawaban” beliau tidak diterima di forum DPR/MPR.
Padahal meskipun hanya menjabat Presiden selama 1 tahun 5 bulan (21 Mei 1998 – 20 Oktober 1999), B.J. Habibie berhasil membawa Indonesia keluar dari krisis ekonomi hebat dan meletakkan fondasi demokrasi yang kuat di awal era Reformasi.
MENURUT Amien Rais, beliau dan beberapa tokoh bicara ke Pak Habibie memintanya supaya maju untuk dicalonkan. Tapi Pak Habibie menolak, dengan alasan peluangnya sangat kecil untuk menang dalam SU MPR. Energi permusuhan politik ke beliau saat itu sangat kuat, bahkan dari Golkar sendiri yang beliau selamatkan dari reruntuhan Orde Baru.
“Ayo Pak dicoba dulu,” kata Amien Rais meyakinkan. Tapi Habibie tetap tidak bersedia.
Akhirnya Gus Dur yang terpilih menjadi Presiden RI melalui Sidang Umum MPR 1999.
Sumber informasi ‘statemen’ di atas dari channel youtube Amien Rais official, yang link videonya DI BAWAH ini.
Link: https://www.youtube.com/watch?v=BUUV5odTti4







emang top eyang Habibie 👍👍
dialah yg copot wowok jd jabatan pangkostrad
dia yg hapus frasa pribumi tp ada gabener memakai lagi, beda kelas jauh
Partainya Amien juga menolak LPJ Pak Habibie. Smua partai kalau tak salah.