Sudah tau belum?

MBG MEMANG PROYEK BANCAKAN

Untuk membeli titik lokasi saja, pemilik dapur harus merogoh kocek sekitar 100-150 juta rupiah. Itu baru biaya membeli titik lokasi. Setelah itu, pemilik dapur masih diwajibkan membayar fee kepada makelar yang membantu proses pembelian tadi, biasanya sekitar Rp500 per porsi. Dan makelar ini biasanya pensiunan para pejabat atau justru pejabat yang aktif.

Belum lagi ada kewajiban lain, seperti harus membeli ompreng dan berbagai peralatan dapur dari makelar yang sama. Jadi, jangan heran kalau pemilik dapur yang modalnya dari utang akhirnya harus mengorbankan beberapa item demi bisa tetap mendapatkan keuntungan.

Karena itu, bisa dimaklumi kalau ada dapur yang hanya mampu menyajikan menu ala kadarnya, meski jelas hal ini sangat tidak elok.

(Sucipto Hadi Saputro)

Komentar