ige_pranata:
Saya baru disensus BPS, pantas saja banyak yg meragukan akurasi datanya. Iseng sy jawab : saya ga berpenghasilan, saya makan tabungan. Si mba survei ternyata tidak punya kolom isian untuk jawaban semacam itu, jadi dia tanya: sehari-hari pengeluaran habis berapa? Ternyata itu diakui sebagai sumber pendapatan. Dia tidak peduli ternyata pengeluaran kita itu dari hutang atau jual-jual aset. Ya pantas saja diatas kertas ekonomi kita terus naik kalau cara pencatatanya begitu.
Sensus BPS, Pengeluaran dihitung Penghasilan? Gak peduli dari Hutang atau Makan Tabungan?







Siasat licik bin culas penjahat indon memanipulasi ekonomi .sekalian aja tai dan kencing yg dikeluarkan sbagai peghasilan .makanya pantas disabut rezim mbg tai yg ada diotaknya tai tai dan tai
Trik itu memang sudah digunakan sejak era Mulyono, kan slogannya Biar Pak Mul/ Pak Gemoy Senang. Biar bagus-bagus data bisa saja dimanipulasi.