Sebab-sebab kemenangan itu berat bagi jiwa, bahkan terkadang tidak disukai. Sebagian sahabat dahulu tidak menyukai Perang Badar, tetapi perang itu justru menjadi kemenangan bagi umat.
Allah Ta’ala berfirman:
( كَمَــا أَخْرَجَــكَ رَبُّــكَ مِــنْ بَيْتِــكَ بِالْحَــقِّ وَإِنَّ فَرِيقًــا مِــنَ الْمُــؤْمِنِيــنَ لَكَــارِهُــونَ )
“Sebagaimana Tuhanmu mengeluarkanmu dari rumahmu dengan kebenaran, padahal sesungguhnya sebagian dari orang-orang mukmin itu tidak menyukainya.” (QS. Al-Anfāl: 5)
[Syeikh ‘Abdul ‘Aziz At-Turaifi]







