Rapper Macklemore meneriakkan “Free Palestine” saat konser pembuka Ed Sheeran, pendukung Israel ngamuk

Kelompok pro-Israel menyatakan kemarahan setelah rapper Macklemore menggunakan penampilannya sebagai aksi pembuka konser Ed Sheeran di MetLife Stadium, New Jersey, untuk menyuarakan dukungan kepada Palestina.

Dewan Israel-Amerika (IAC) telah meluncurkan petisi resmi yang mendesak Ed Sheeran dan manajemennya untuk mendepak Macklemore dari sisa jadwal tur Loop Tour.

Detail Insiden di Panggung

Peristiwa ini terjadi selama dua malam berturut-turut pada konser tanggal 4 dan 5 September 2026. Berikut adalah poin penting dari aksi panggung Macklemore:

  • Pernyataan di Atas Panggung: Menggunakan syal keffiyeh di pundaknya, Macklemore meneriakkan slogan “Free Palestine” dan menyatakan bahwa ia sengaja ikut serta dalam tur ini untuk menyuarakan pesan tersebut.
  • Lagu Dukungan Palestina: Ia membawakan lagunya berjudul “Hind’s Hall”, sebuah lagu pro-Palestina yang terinspirasi dari aksi demonstrasi mahasiswa di kampus-kampus Amerika Serikat.
  • Visual Latar Belakang: Selama penampilannya, layar besar di stadion menampilkan rekaman video kehancuran di Gaza serta dokumentasi aksi demonstrasi mahasiswa.
  • Pesan untuk Komunitas Yahudi: Di tengah aksinya, Macklemore sempat mengklarifikasi bahwa kritiknya terhadap kebijakan Israel dan tudingan genosida sama sekali bukan bentuk kritik terhadap komunitas Yahudi.

Seperti diketahui, Rapper asal Amerika Serikat, Macklemore merupakan salah satu musisi global paling vokal dalam menyuarakan dukungan terhadap kebebasan Palestina. Pemenang penghargaan Grammy ini secara konsisten memanfaatkan popularitas, panggung konser, dan karya musiknya untuk mengutuk agresi militer serta menggalang solidaritas kemanusiaan.

Reaksi Publik & Tuntutan Petisi

Aksi pembuka ini memicu respons yang sangat kontras dari para penonton dan komunitas internasional:

  • Kekecewaan Penonton Yahudi & Israel: Banyak penonton yang telah membayar tiket mahal merasa “dijebak” masuk ke dalam sebuah reli politik. Sebagian penonton dilaporkan langsung walkout meninggalkan stadion sebelum Ed Sheeran sempat tampil.
  • Isi Tuntutan IAC: Melalui petisinya, IAC berargumen bahwa panggung Ed Sheeran telah disalahgunakan untuk menyebarkan propaganda sepihak tanpa konteks yang berimbang. Mereka menuntut agar Macklemore dilarang tampil pada sisa jadwal konser tur Amerika Serikat yang dijadwalkan berlangsung hingga November 2026.
  • Dukungan Publik: Di sisi lain, para aktivis kemanusiaan dan penggemar pro-Palestina di media sosial memuji keberanian Macklemore karena menggunakan platform besar tersebut untuk menyuarakan krisis kemanusiaan di Gaza.

[VIDEO KEJADIAN SAAT KONSER]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. hebatnya munafik yahudi adalah proses penjajahan, peramapasan tanah, genosida, diputar sebagai aksi politik, bukan humanisme.. karena bangsa kera itu menganggap selain israel adalah binatang…