Pasukan Khusus Hamas Tangkap Puluhan Orang Kolaborator ‘Israel’ di Gaza

Kelompok perlawanan Palestina Hamas melalui pasukan khsusus Radda dilaporkan menangkap sedikitnya 36 orang yang diduga membantu pasukan ‘Israel’. Penangkapan tersebut dilakukan setelah pasukan khusus ‘Israel’ menggelar operasi di Gaza City pada 1 September 2026.

Menurut laporan Asharq Al-Awsat (6/9), sumber yang mengetahui penyelidikan mengatakan sedikitnya 36 orang telah ditangkap dan diperiksa karena diduga terlibat dalam membantu pasukan khusus ‘Israel’. Sebagian dari mereka disebut telah mengakui keterlibatan dalam kerja sama dengan ‘Israel’, meskipun penyelidikan masih berlangsung dan tuduhan tersebut belum dapat diverifikasi secara independen.

Operasi ‘Israel’ berlangsung di kawasan Al-Katiba, Gaza City, ketika pasukan khusus Shin Bet memasuki sebuah bangunan yang kemudian mendapat perlawanan dari al-Arabid, seorang brigadir polisi Gaza. ‘Israel’ mengatakan operasi tersebut didukung serangan udara terhadap sejumlah sasaran di sekitar lokasi untuk melindungi pasukannya. Al-Arabid terluka dan kemudian diculik ‘Israel’.

Menurut Kementerian Dalam Negeri Gaza, al-Arabid terluka dalam kontak senjata dengan pasukan ‘Israel’, sedangkan istrinya tewas dan beberapa anaknya terluka. Kementerian tersebut menyatakan al-Arabid sedang menjalankan tugas rutinnya ketika operasi berlangsung dan menolak narasi ‘Israel’ mengenai perannya.

“Ia sedang menjalankan tugas rutinnya sebagai bagian dari pengabdiannya kepada rakyat kami dan upaya menjaga keamanan serta perdamaian sipil di Jalur Gaza,” kata Kementerian Dalam Negeri Gaza mengenai al-Arabid dalam pernyataan yang dikutip Anadolu Agency.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar