
“MBG dan SPPG akhirnya bisa berbalik menjadi musuh bersama,” ujar Muhammad Said Didu di akun X @msaid_didu menanggapi video penolakan MBG.
Puluhan wali murid hadang mobil MBG tidak boleh memasuki SDN 4 Krandengan Banjarnegara, Jawa Tengah.
Wali murid menutup gerbang sekolah dan melarang mobil katering atau penyuplai MBG dari dapur SPPG Semarang masuk ke lingkungan sekolah.
Alasan Penolakan para wali murid:
- Makanan Basi dan Berbau: Makanan yang diterima siswa sering kali sudah basi saat tiba di sekolah.
- Temuan Kontaminasi: Ditemukan adanya hewan seperti keong serta banyak lalat pada paket makanan.
- Standar Gizi Rendah: Orang tua menilai menu yang disajikan asal-asalan, tidak sesuai standar kesehatan, dan membahayakan keselamatan anak-anak.
Ustadz Yahya Ibrahim di akun fbnya menyerukan untuk kompak menolak MBG:
“Sudah saatnya masyarakat, pengelola sekolah, guru dan wali murid kompak menolak MBG. Sudah sangat nyata kerusakan, kemungkaran dan maksiat dari program ini. Jangan jadi setan bisu yang diam saja. Apalagi jadi setan yang ikut mendukung kemungkaran ini. Mendukung kemungkaran adalah kemungkaran. Menolong perbuatan dosa adalah dosa. Mana wakil rakyat yang terhormat? Mana partai2 yang katanya membela rakyat? Tidak ada suaranya. Sama saja semuanya. Enak punya dapur SPPG ya?”








bukan pada akhirnya tapi dari awal sudah diniatkan tidak berpihak kepada rakyat kecil. tata kelola, manajerial dan kontrol nya juga NORAK. bukan pula hanya MBG, semua program ndase londo ireng bermasalah. penilaian kinerja tidak bisa mengandalkan pernyataan pemangku kepentingan tapi data atas dampak yang unfaedah.
udah lah, sudahi program2 nggak ada manfaat kyk gini, waktu blm jd cita2nya selangit, pas udah jd malah sama aja kyk jkw, sadar wo
Harga bahan makanan pokok makin mahal, kalopun turun gak significant dg kenaikannya, ongkos mbg per paket ttp 15ribu, komisi buat SPPG dan pemilik yayasan tetap bahkan mungkin naik krn makin byk yg ingin dpt bagian, otomatis yg ditekan ongkos bahan makanan yg makin dikecilkan dan rendah kualitasnya, pengelolaan dapur jg makin serampangan dan menurun krn kayawan makin jenuh dan lelah, akibatnya bisa ditebak sendiri … makin ke sini maka akan makin sering kejadian keracunan makanan …
mbg, apalagi yg basi, lebih cocok dijadikan menu makan tahanan tipikor, bukan menu makan anak sekolah. biar koruptor² itu yg mencret, bkn anak² sekolah
sy juga sdh muak dengan kebodohan kebijakan yg hanya menghamburkan uang negara. STOP MBG & KOPDES. alirkan dana nya untuk pendidikan & pembangunan desa2.
kasih terwo tuh yg ” lapar “😂😂
ga cocok buat dimakan, bikin muntaber. mending jadiin senjata biologis aja 🤣🤣🤣