Muhammadiyah kembali menambah pilihan pendidikan di Yogyakarta. Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) resmi berdiri di Kasihan, Bantul, dengan gedung enam lantai, kurikulum nasional yang dipadukan dengan Cambridge dan IB, serta dibangun dalam 272 hari tanpa menyisakan hutang.
Ada yang tertarik sekolah di sini?😍
Muhammadiyah Sapen Universal School (MSUS) resmi diluncurkan pada 4 Juli 2026 di Tamantirto, Kasihan, Bantul, sebagai sekolah dasar berstandar global yang memadukan Kurikulum Merdeka dengan kurikulum internasional. Sekolah masa depan berbasis Islam Berkemajuan ini mulai beroperasi untuk Tahun Ajaran 2026/2027 pada 13 Juli 2026.
Berikut adalah poin-poin penting mengenai profil, fasilitas, dan latar belakang pendirian MSUS:
🌐 Kurikulum dan Konsep Pendidikan
- Integrasi Kurikulum: Menggabungkan Kurikulum Nasional (Kurikulum Merdeka) dengan standar internasional dari Cambridge dan International Baccalaureate (IB).
- Distingsi Internasional: Menjadi mata rantai pengembangan SD Muhammadiyah Sapen yang diproyeksikan khusus sebagai kelas internasional dan berwawasan global.
- Nilai Dasar: Tetap berpijak kuat pada nilai-nilai keislaman, kebangsaan, kebudayaan Indonesia, serta pemanfaatan teknologi pendidikan.
🏢 Fasilitas Gedung Modern
- Struktur Bangunan: Berdiri megah di atas gedung enam lantai dengan total luas bangunan mencapai 4.947 meter persegi.
- Ruang Kelas Khusus: Dilengkapi ruang kelas modern berkonsep recliner seating.
- Laboratorium & Area Khusus: Memiliki laboratorium sains, laboratorium bahasa, perpustakaan digital, klinik, serta area olahraga indoor.
- Fasilitas Tambahan: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) juga berencana membangun lapangan olahraga luar ruang (outdoor) di kawasan tersebut.
🤝 Sinergi dan Latar Belakang Pendirian
- Solusi Antrean Panjang: Kehadiran MSUS menjadi jawaban atas membludaknya peminat SD Muhammadiyah Sapen Kota Yogyakarta, di mana daftar tunggu (waiting list) pendaftarannya bahkan telah mencapai tahun 2032.
- Kolaborasi Lintas AUM: Proyek senilai Rp38,6 miliar ini merupakan hasil kerja sama berbagai Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), termasuk dukungan lahan strategis seluas 8.200 meter persegi dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
- Diresmikan Tokoh Nasional: Prosesi launching dilakukan langsung oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si., dan turut dihadiri oleh Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen) RI, Fajar Riza Ul Haq.







alhamdulillah..
insyaAllah sangat bermanfaat bagi ummat ditengah kualitas pendidikan yang makin menurun karena banyaknya katrol nilai… muhammadiyah terdepan dlm pendidikan, dakwah dan amal usaha! masyaAllah
muhammadiyah makin menyala aja….. yg onoh makin kelaut akibat salah para elitnya
akibat gak sibuk main raja rajaan sama turunan ini turunan itu, ga sibuk bidah ga sibuk kurafat ga sibuk demo
demo ga dilarang tong 🤣🤣🤣
alergi bgt lu 🤣🤣
ah dasar unyil, punya mindset orba lu pake 🤣🤣
bukan mindset orba lagi,,,
tapi mindset korut atau fir’aun……
pemimpin dianggap seperti tuhan yg ga boleng ditentang…..
L.O.L
sangat miris, ditengah kurangnya minat sekolah di SD negeri dibangun dan difasilitasi oleh negara dengan APBN yang cukup besar.
Opsi pendidikan yang bagus buat para muslim yg mampu.
mehong
ada harga ada kualitas…
ormas agama sdh kaya ngapain ikut nambang???