Presnel Kimpembe adalah pemain sepak bola profesional asal Prancis yang berposisi sebagai bek tengah dan saat ini bermain untuk klub Qatar, Al Kharaitiyat. Ia dikenal luas sebagai mantan bek tangguh andalan Paris Saint-Germain (PSG) dan tim nasional Prancis yang sukses memenangkan berbagai trofi bergengsi, termasuk Piala Dunia 2018 dan juara Liga Champions yang diraih PSG pada musim 2024/2025.
Kisah perjalanan spiritual Presnel Kimpembe menjadi sorotan publik setelah ia secara terbuka membagikan kisahnya memeluk agama Islam.
Kimpembe menceritakan perjalanan mualafnya melalui sebuah wawancara di Legend Podcast. Berikut adalah rangkuman kisah perjalanan spiritualnya:
1. Dibesarkan di Lingkungan Kristen dan Menolak Pindah Agama
Presnel Kimpembe lahir dan dibesarkan dalam lingkungan keluarga Kristen. Semasa kecil, ia memiliki banyak teman dekat yang beragama Muslim. Menariknya, pada masa-masa itu, Kimpembe sering berseloroh dan menegaskan kepada teman-teman Muslimnya bahwa ia tidak akan pernah berpindah keyakinan atau masuk Islam.
2. Terinspirasi oleh Kakak Kandungnya
Titik balik rasa penasaran Kimpembe terhadap Islam dimulai ketika dua abang kandungnya memutuskan untuk memeluk agama Islam. Melihat perubahan dan cara hidup saudara-saudaranya, rasa ingin tahu Kimpembe mulai tumbuh. Ia kemudian mulai belajar, mengkaji, serta membaca buku-buku tentang Islam secara mandiri.
3. Ujian Puasa di Tengah Cuaca Ekstrem
Sebelum resmi mengucapkan syahadat, Kimpembe menantang dirinya sendiri untuk ikut menjalankan ibadah puasa Ramadan. Ujian ini ia lakukan di masa yang sangat berat, yaitu saat mengikuti kamp latihan pramusim klub di tengah cuaca panas ekstrem yang mencapai 45 derajat Celsius. Pengalaman tersebut justru memperkuat kekagumannya terhadap Islam.
4. Belajar Salat secara Rahasia
Kimpembe menegaskan bahwa ia menginginkan keputusan beragama ini murni datang dari keyakinan pribadinya, bukan karena tekanan atau pengaruh orang lain. Oleh karena itu, ia sempat belajar mendirikan salat secara rahasia tanpa sepengetahuan orang lain agar proses spiritualnya benar-benar intim dan objektif.
5. Resmi Bersyahadat dan Menemukan Kedamaian di Makkah
Setelah merasa yakin dengan pemahaman dan kemantapan hatinya, Kimpembe akhirnya resmi memeluk Islam dengan membawa beberapa sahabat Muslimnya sebagai saksi. Setelah menjadi mualaf, ia juga sempat menjalankan ibadah Umrah ke Makkah. Kimpembe menggambarkan kunjungannya ke tanah suci sebagai pengalaman spiritual yang sangat luar biasa dan memberinya kedamaian mendalam yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
Presnel Kimpembe tidak pernah menyebutkan tanggal atau tahun pasti kapan ia resmi mengucapkan syahadat, namun ia baru membagikan cerita perjalanan spiritualnya memeluk Islam dalam siniar (podcast) Legend pada Juni 2026.







