Pemerintahan Trump meminta FIFA untuk mengganti Iran dengan Italia di Piala Dunia 2026

Berdasarkan laporan dari Financial Times (23 April 2026), utusan khusus Amerika Serikat Paolo Zampolli memang telah menyarankan kepada Presiden Donald Trump dan Presiden FIFA Gianni Infantino agar Italia menggantikan posisi Iran di Piala Dunia 2026.

Seperti diketahui, Italia gagal lolos di Piala Dunia 2026 yang akan digelar pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.

Berikut adalah poin-poin utama terkait situasi tersebut:

  • Tujuan Diplomatik: Usulan ini diajukan sebagai upaya untuk memperbaiki hubungan antara Presiden Trump dan Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni yang sempat renggang akibat perselisihan terkait kebijakan perang di Iran.
  • Alasan Zampolli: Sebagai warga keturunan Italia, Zampolli menyebutkan bahwa melihat “Azzurri” bermain di turnamen yang diselenggarakan di AS adalah sebuah “mimpi”. Ia juga berargumen bahwa status Italia sebagai juara dunia empat kali memberikan mereka “pedigree” yang layak untuk diikutsertakan.
  • Status Iran: Keikutsertaan Iran sebelumnya menjadi tanda tanya besar akibat konflik militer dengan AS dan Israel yang pecah pada akhir Februari 2026. Iran sempat meminta agar pertandingan mereka dipindahkan ke Meksiko, namun permintaan tersebut ditolak oleh FIFA.
  • Sikap FIFA: Presiden FIFA Gianni Infantino tetap menegaskan bahwa “Iran akan berada di Piala Dunia” dan tidak ada “Plan B”. Ia menekankan bahwa olahraga harus tetap terpisah dari politik dan Iran telah lolos kualifikasi secara sah di lapangan.
  • Respons Iran: Pemerintah Iran menyatakan tetap bersiap untuk berpartisipasi sesuai jadwal, dengan lokasi latihan tim yang direncanakan di Tucson, Arizona, sebelum bertanding di Los Angeles dan Seattle.

Sumber: Financial Times

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *