Masih ingat saat Najwa Shihab di UGM minta 3 capres bicara depan cermin? Hanya Prabowo yang menolak

Peristiwa ini terjadi dalam acara Mata Najwa on Stage: 3 Bacapres Bicara Gagasan di Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 19 September 2023.

Di akhir sesi masing-masing, Najwa Shihab meminta setiap bakal calon presiden (bacapres) berdiri di depan cermin besar untuk melakukan refleksi diri.

1. Anies Baswedan (Bercerita tentang Pesan Ibu)

Anies bersedia mengikuti instruksi dan memanfaatkan momen tersebut untuk melakukan refleksi verbal. Ia menatap cermin sambil menceritakan kilas balik masa kuliahnya di UGM serta mengingat kembali pesan ibunya yang selalu mengingatkan untuk menjaga nama baik.

2. Ganjar Pranowo (Berbicara kepada Diri Sendiri)

Ganjar juga bersedia melakukan refleksi di depan cermin. Ia menatap pantulan dirinya, sempat menunduk, dan menyampaikan pesan pengingat kepada dirinya sendiri agar tidak mengkhianati amanah rakyat serta tetap menjaga integritas jika terpilih menjadi pemimpin.

3. Prabowo Subianto

Prabowo tidak berbicara atau menyampaikan narasi refleksi seperti dua kandidat lainnya. Ketika diminta menghadap cermin, ia memilih untuk berdiri tegak dan memberikan gestur hormat kepada pantulan dirinya sendiri, lalu langsung berjalan kembali ke tempat duduknya. Sampai Najwa mengatakan “Bapak jangan kemana-mana”.

Video ini kembali viral di media sosial X.

“Ngomong di depan cermin aja susah, apalagi ngomong jujur ke rakyat😂. Jejak digital emang ga bisa bohong,” komen akun X @carramelt_.

“Pantes ga tahu caranya merefleksi diri. Ahahhahah,” ujar akun X @gerilyapali.

“udah diperlihatkan jauh2 hari sifat jeleknya, malah tetep dipilih 😭,” sentil akun X @TribunMilano.

[VIDEO]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

25 komentar

  1. ini sebenarnya tanda kemenangan pak prabowo, drun emang suka salah analisa suatu peristiwa, berfikir untuk orang salah padahal kesalahan pada analisa nya sendiri. drun drun kapan mau jujur mengakui kemenangan

    1. kemenangan apa??
      kemenangan menjadikan rupiah sebagai mata uang terlemah??
      kemenangan menjadikan apbn boncos gara-gara program tai??
      atau kemenangan karena berhasil menipu rakyat??
      kenapa sih terwo tololnya spektakuler?

  2. berita ini sdh membuktikan bahwa pak prabowo tampil beda dan pemimpin ga bisa diatur oleh orang lain, klo ada pemimpin yang bisa diatur orang lain rusaklah negara, gimana sih drun drun ini kan analisa yg gampang. coba kadrun merenung jangan umbar emosi, runyam lah negeri kita drun 🤣

    1. katanya ngga bisa diatur tapi disuruh pegang map nurut, dibegoin Dadan soal 19 juta ekor sapi disembelih buat mbg cuma angguk-angguk, habis dibohongin trus kasih gelar bintang mahaputera. mantap

    2. “…bahwa pak prabowo tampil beda dan pemimpin ga bisa diatur oleh orang lain, klo ada pemimpin yang bisa diatur orang lain rusaklah negara,…”

      Loh, kalau tak bisa diatur oleh orang lain, seharusnya bliau punya kemandirian dalam mengambil keputusan yang brat dan mampu menglola pemrintahannya dengan baik. NAMUN, berbagai pernyataan yang dilontarkan oleh bliau sringkali terkesan asal bunyi, contoh: bliau percaya 19000 sapi dan lele dipotong untuk 19000 SPPG, para petani liburan di luar negeri, ra’yat desa tidak pakai Dollar, penggilingan padi untung Rp 2 trilliun per bulan, dll.

      Dari hal tersebut, coba pikirkan baik-baik, sang presiden dapat memikirkan apa saja yang patut diomongkan di depan hadhirin dengan baik dan relevant. Berarti, bliau tak dapat menyaring hal-hal yang layak dinyatakan dalam sebuah forum. Bisa jadi, bliau dibisiki bawahannya. Bisa juga karena nafsu kekuasaannya.

      Coba gunakan aqal sehatmu dan pikirkan baik-baik, ya 🙏

      1. lah, kebalik,,,
        terwo/termul yg hidupnya disuruh2 dan disetir2, plus dibodoh2-in (pake amplop dan sembako),,,

        mangkanya banyakin bercermin, biar bisa refleksi diri…
        GOBLOK lu…!!!
        L.O.L

    3. Eh goblok….justru wowo itu yang bikin rusak negara….pemimpin yang tidak mau diatur tidak mau mendengarkan aturan dan masukan orang itu otoriter, toksik…cirinya tuh jelas ada di wowo semua, keras kepala ; nolak kritik, saran, atau masukan, mau menang sendiri ; anggap semua keputusan pribadinya yang paling benar, sewenang-wenang, bertindak sesuka hati tanpa memedulikan aturan atau norma yang berlaku.

  3. Terkhusus untuk saudara ku terwo nasehat dari Syaikh Ramadan Al-Buthi :
    Orang berakal (cerdas), membaca/menyadari sebuah kegaduhan sejak awal, sedangkan orang bodoh (Dungu), menyadarinya setelah kadung hancur.