Ada aja Seskab Teddy

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya meminta sebagian orang (termasuk dugaan jajaran direksi LRT/Jakpro) untuk berpindah tempat duduk katanya sih demi keamanan, protokol kepresidenan (protokoler), dan memberikan ruang bagi masyarakat yang diundang secara khusus.

Pada momen uji coba LRT Jakarta rute Kelapa Gading-Manggarai bersama Presiden Prabowo Subianto pada Rabu (16/9/2026) tersebut, terdapat aturan protokoler ketat yang harus diterapkan di sekitar presiden. Berikut beberapa alasan mengapa tindakan pengosongan atau pemindahan tempat duduk tersebut dilakukan:

1. Prioritas Ruang untuk Masyarakat, Siswa, dan Difabel

Dalam agenda peresmian ini, Presiden Prabowo sengaja mengajak sejumlah siswa sekolah dan kelompok disabilitas untuk ikut menjajal kenyamanan gerbong LRT Jakarta. Seskab Teddy melakukan pengaturan posisi (clearing/blocking area) agar kelompok masyarakat yang diundang khusus ini mendapatkan tempat duduk di dekat Presiden dan interaksi berjalan lancar tanpa terhalang gerombolan pejabat.

2. Standar Protokoler Ring 1 Presiden

Sebagai kepala negara, area di sekitar tempat duduk Presiden Prabowo masuk ke dalam pengamanan Ring 1.

  • Tidak semua orang, termasuk jajaran direksi badan usaha atau panitia pelaksana, dapat duduk membaur secara bebas di satu area kursi yang sama tanpa izin protokoler.
  • Penempatan pejabat utama yang mendampingi Presiden—seperti Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, Menhub Dudy Purwagandhi, dan Mensesneg Prasetyo Hadi—sudah diatur zonanya agar koordinasi berjalan efektif selama perjalanan.

3. Tugas Pengamanan Seskab Teddy

Meskipun secara teknis pengamanan fisik merupakan tugas Paspampres, sebagai Sekretaris Kabinet, Teddy bertanggung jawab memastikan seluruh jalannya acara kepresidenan berjalan tertib, rapi, dan sesuai dengan alur yang diinginkan Presiden. Upaya pemindahan posisi duduk tersebut ditujukan agar suasana di dalam gerbong tidak terlalu penuh (crowded) dan menjaga kenyamanan pandangan serta ruang gerak Presiden.

Meskipun demikian, tindakan ketat Seskab Teddy ini sempat memicu perbincangan di media sosial oleh warganet.

[VIDEO]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar