Skala pembunuhan anak-anak oleh Israel di Gaza

Grafik ini menyoroti persentase anak-anak di antara kematian yang dilaporkan dalam berbagai konflik, menggunakan data dari organisasi kemanusiaan dan laporan pemerintah.

Skala pembunuhan anak-anak oleh Israel di Gaza tertinggi dalam sejarah konflik di dunia.

  • Gaza (2023-2026): Data yang dilaporkan menunjukkan bahwa anak-anak merupakan 30% dari kematian yang dilaporkan selama periode ini.
  • Holocaust (1941-1945): Data historis menunjukkan anak-anak mewakili sekitar 25% dari kematian selama Holocaust.
  • Konflik Lainnya: Grafik ini juga menampilkan angka untuk Bosnia (7%), Afghanistan (10%), Irak (6%), dan Ukraina (3%).

Sumber:

UNICEF, Laporan Situasi Kemanusiaan Negara Palestina (6 Februari 2026); Museum Peringatan Holocaust AS, Anak-Anak Selama Holocaust; Misi Pemantauan Hak Asasi Manusia PBB di Ukraina, Korban Sipil—Paruh Pertama 2026; Iraq Body Count, Kematian Warga Irak Akibat Kekerasan, 2003–2011. Persentase dihitung dari laporan kematian anak dan total kematian dari setiap sumber.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 komentar

  1. hamas menjatuhkan bangsanya sendiri kedalam kebinasaan, apa perang spt ini syari dalam islam mengapa tdk mencontoh salahuddin yg menunda serang meski dicemooh sebab bisa kpd kebinasaan, sekarang hamas malah menyerah dan meletakkan senjata apa yg didapat selain kebinasaan? akibat berkawan dan kehasut sm siah kah?

    1. yg dilakukan hamas sudah benar, yg salah itu penguasa negeri2 muslim sekarang yg lebih takut amerika daripa Allah SWT, sehingga mulut mereka jadi kaku untuk mengobarkan jihad untuk menolong saudaranya di gaza.

      termasuk erdogan dan jaulani

        1. bagi erdogan lover biasanya kondisi suriah akan dijadikan alasan,tapi alasan yg sama tidak dipake buat erdogan. padahal jaulani itu sokongan erdogan, kenapa ga bersatu aja dengan turki buat lawan zionis?

          kalau ga punya nuklir, kenaoa ga bersatu dengan pakistan?

          sebenernya umat islam tertama pengyasanya kalau mau bersatu, mengusir zionis itu kurang dari 1 harpun bisa, atau ga usah ikut berperang cukup tutup akses pengiriman senjata dari asu dan otan, biar hamas yg melumat zionis itu bisa.

          yg jadi persoalan umat ini bukan tidak punya senjata, tapi takut kafir penjajah/takut mati terutama penguasanya yg hedon.