Lagi ramai, Wapres duduk tidak disebelah Presiden, tapi di barisan Menteri

Lagi ramai juga, Wapres duduk tidak lagi di sebelah Presiden, tapi di barisan Menteri (Menko) pada saat rapat kabinet, kemarin. Saya baru ngeh juga melihatnya.

Tapi, apanya yang salah? Bukankah Presiden sedang memberikan arahan. Saat memberikan salam hormat tetap Wapres yang disapa pertama, bukannya Menko.

Kalau Wapres berada di sebelah Presiden saat Presiden memberikan arahan, rasanya tak ada yang salah juga. Bukankah Presiden dan Wapres dipilih berpasangan?

Tapi, arahan Presiden hampir sampai dua jam? Ngapain juga Wapres di sebelah Presiden? Ya, bisa ngapain aja, seperti manggut-manggut mendengar arahan Presiden.

Tak ada keharusan dan tak ada pula larangan. Wilayah ijtihad, tapi baiknya Wapres berada di sebelah Presiden. Pecah kongsi? Bukankah itu juga biasa sebelumnya?

Menjadi masalah, karena Jokowi belum apa-apa sudah mengatakan Prabowo-Gibran dua periode. Ini tidak saja “memberatkan” posisi Gibran, tapi juga posisi Prabowo.

Apalagi selalu diulang-ulang Prabowo menjadi Presiden berkat Jokowi dan kontribusi Gibran. “Gibran Wapres terbaik sepanjang masa,” kata Ade Armando tahun lalu.

(ERIZAL)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

10 komentar

    1. ga penting…??
      justru wo2 menang karena berpasangan ma gib2…….

      yakin wo2 bisa menang tanpa gib2 (bantuan wi2)…!!?

      wo2 itu budak wi2…
      kalo berani ngelawan wi2, itu artinya wo2 pengkhianat…

      nah lho…

      GOBLOK lu…
      L.O.L

  1. NAHH…….. LHOO……..

    ~ apakah ini tanda tanda runtuhnya dinasti oslo?
    ~ atau genderang perang telah ditabuh wowo?

    mbuhlah…… aku mau gelar tikar sambil GULING GULING 🙃🤫