Saya melewati presiden sejak pak Harto.
Menurut saya nih, satu-satunya presiden yang ucapannya paling jorok adalah Prabowo.
Bukan buruk lagi, tapi jorok.
Bagaimana mungkin seorang kepala negara bilang, saking pintarnya pakar, sampe Goblok.
Diksi ini gak pantas diungkapkan oleh kepala negara. Bahkan pak RT saja gak pantas bilang seperti itu.
Kalo boleh jujur, pak RT saya saja, kualitas bicaranya lebih bagus dari pada Prabowo. Belum lagi: ndasmu, nyenyenye, emang gue pikirin, dll…
Mau bangga apa coba, jadi WNI punya kepala negara kayak gitu. Gak ada lembut-lembutnya sama sekali.
Namanya pakar, itu punya keilmuan yang didapat melalui proses panjang. Melalui sekolah, melalui kuliah, melalui perjuangan belajar yang panjang.
Sebut saja, Media Askar. Ini pakar yang teriak lantang mengkritik MBG. Kalau mau jujur, apa yang disampaikan oleh bang Media ini masuk akal semua. Berkualitas dan akurat.
Saya melihat, Prabowo menyerang kepakaran ilmuwan itu, karena gak punya alasan lagi. Orang disekelilingnya juga gak punya bahan untuk membela bos nya.
Kita aja, orang tua dari anak-anak yang kita asuh, gak tega bilang Goblok ke mereka. Kok bisa-bisanya orang berilmu dibilang goblok.
Bayangkan jika Indonesia gak punya pakar.
Siapa yang akan memberi masukan bangsa ini. Bukankah setiap organisasi juga punya dewan pakar? Itulah penghargaan terhadap ilmu.
Kalau seorang pemimpin sudah tidak menghargai ilmu pengetahuan, trus rakyat mau menghargai-nya gitu?
Sedih ya..jadi WNI
jengkel…
mules..
marah..
Punya pemimpin mulutnya jorok.
Tapi ya gimana lagi, apa mau dikata…
sudah lansia 😀. Ditunggu saja.








Jorok dan koplak. Nggak ada istimewanya blass…..yg mengherankan kok pada bangga tuh yg duduk sambil tepuk tangan. Innalilahi wainnalilahirojiun.
ente yg goblok
kemaren MUI di katain G0-Block .. sekarnang Presiden yang ngatain goblok bukan cuma MUI, tapi seluruh orang yang dibilang pakar, yag menyebut dirinya pakar, yang diakui orang memuliki kepintaran dibidangnya masing-masing .. semua-nya dianggap goblok