Kita cek faktanya

✍️Ismail Amin

Gini ya, kita telusuri faktanya…. kapan dan bagaimana Saudi itu diperangi?

Saudi tidak pernah diserang oleh Iran sampai Saudi yang lebih dulu membantu AS menyerang Iran dengan menyediakan wilayah udara, pangkalan militer sampai bantuan intelijen…

Saudi tidak pernah diserang oleh Yaman, sampai Saudi yang lebih dulu menyerang Yaman hanya untuk mengembalikan kekuasan Mansour Hadi yang sudah ditolak oleh rakyat Yaman sendiri….

Jadi kesimpulannya, Saudi diperangi, ya karena memerangi terlebih dahulu…. coba Saudi konsen saja mengurusi Haramain, tidak ikut campur urusan internal negara lain, dan tidak pula menjadi kacung AS, memangnya akan ada yang memusuhi?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

7 komentar

  1. 🌿 INSPIRASI ISLAMI HARIAN
    Praktis • Edukatif • Inspiratif

    📌 Mari bergabung di kanal islami.top/wa dan sebarkan kebaikan. Kanal resmi berbagi wawasan keislaman berlandaskan Al-Qur’an & As-Sunnah.

    🎯 Fokus Kajian Kami:

    🎥 Video pendek (Faedah harian)
    📖 Wawasan keislaman
    💡 Tips kesehatan
    🔬 Sains: Keajaiban Ciptaan Allah
    🤲 Kisah mualaf yang menginspirasi
    ✨ Quote motivasi islami
    📝 Artikel keislaman
    📰 Kabar dunia Islam

    InsyaAllah, konten disajikan secara rutin dengan mengutamakan manfaat dan sumber yang terpercaya.

    📲 Tafadhdholu follow channel kami:
    https://islami.top/wa

    🌐 Website: islami.top

  2. Alhamdulillah, seorang pimpinan jahanam rafidhah Houthi Mahdi al-Mushat, menyusul junjungannya Ali Khamenei ke neraka jahanam, karena perintahkan serang Mekah. Pimpinan utamanya, Abdul Malik al-Houthi, dalam penargetan serangan Arab Saudi, lagi tunggu infonya, in sya Allah, mampus.

    Tdk ada laporan dari antek² syiah Iran disini, yg ada propaganda² kehebatan houthi

    Berita tentang kematian Mahdi al-Mushat dan keheningan besar tentang nasib Abdul Malik al-Houthi setelah serangan udara menargetkan pertemuan rahasia!

    Sampai sekarang, perkembangan lapangan berlanjut tanpa konfirmasi resmi …orang majusie iran selalu menyembunyikan tentang tewas nya para pemimpin mereka

    Mahdi al-Mashat adalah Ketua Dewan Politik Tertinggi yang bertindak sebagai kepala pemerintahan atau pemimpin politik de facto Houthi di Sana’a, Yaman.

    Mahdi al-Mashat menjabat sebagai Ketua Dewan Politik tertinggi sejak April 2018, menggantikan Saleh Ali al-Sammad yang tewas dalam serangan. Berfungsi sebagai wajah politik dan kepala negara administratif Houthi di wilayah yang dikuasai. Merupakan wakil dan sekutu dekat dari pemimpin tertinggi spiritual serta militer gerakan Houthi secara keseluruhan, yaitu Abdul-Malik al-Houthi.