✍🏻Erizal
Iran benar-benar menjadi kerikil tajam dalam sepatu Donald Trump. Ambisinya untuk berlari kencang menguasai Iran, selalu terhalang. Apa yang terjadi di Venezuela tak terulang mudah di Iran.
Lepas sepatu tak mungkin. Karena, aspal panas peperangan yang hampir dua bulan jauh lebih menyakitkan. Jangankan berlari, berjalan bahkan berdiri pun, tak bisa. Tak mudah menghadapi Iran.
Kalau tak lepas sepatu, maka kerikil tajam dalam sepatu Donald Trump itu benar-benar melukai kaki kekuasaan Donald Trump. Akibatnya, Trump hanya berteriak sendiri saja, tanpa didengarkan Iran.
Trump umumkan sendiri gencatan senjata tanpa batas waktu. Itu artinya Iran harus Siaga Satu terus, karena sewaktu-waktu bisa saja diserang. Sebab, Selat Hormuz masih diblokade Amerika di ujung.
Orang seperti Donald Trump rasanya tak akan mau kalah begitu saja. Kalahpun akan dia klaim sebagai kemenangan. Kalah dari Joe Biden pendukungnya demo, dan ia maju lagi sampai akhirnya menang.
Makanya, Iran juga harus siap-siap. Perundingan saja bisa dibatalkan, apalagi tanpa perundingan. Tanpa batas waktu, gencatan senjata bisa saja berubah jadi penyerangan.
***
Iran memang dalam kondisi SIAGA 1.
“Di Iran, tidak ada ekstremis atau moderat;
Kita semua adalah “orang Iran” dan “revolusioner” dan dengan persatuan bangsa dan negara yang kokoh, dengan ketaatan penuh kepada Pemimpin Tertinggi Revolusi, kita akan membuat agresor kriminal menyesali perbuatannya.
Satu Tuhan, satu pemimpin, satu bangsa, dan satu jalan; dan itulah jalan kemenangan bagi Iran, yang lebih berharga daripada hidup,” tandas Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran yang juga Ketua Tim Negosiator Iran di akun X (23/4/2026).







smg cepet mampus…aamiin🤲