HEBAT BENER… Nolak duit 1M

Wakil Menteri Hak Asasi Manusia (WamenHAM), Mugiyanto Sipin, menyebut kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, mengganggu posisi Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

Mugiyanto dipanggil juga dengan nama Mugi atau dikenal juga dengan nama lengkap Mugiyanto Sipin adalah aktivis reformasi 1998 dari SMID, yang diculik dan mengalami penyiksaan. Ia kini mendukung Prabowo dan diangkat menjadi Wakil Menteri HAM.

Pernyataan WamenHAM Mugiyanto ini ditanggapi Syahar Banu di X.

“Mas Mugi, setelah percobaan pembunuhan dengan air keras, Andrie Yunus balik ke kontrakan dan diantar salah satunya oleh Hardingga ke RS. Dingga (Hardingga) adalah anak Yanie Afrie korban Penculikan 97/98. Dingga pernah nolak duit 1M dari Dasco via mas Mugi di Fairmont biar diam selama Prabs (Prabowo) menjabat.”

“Masyarakat sipil beruntung ada keluarga korban pelanggaran HAM berat yang punya integritas tinggi kayak Dingga sehingga masih bisa sebarisan sama kita di tengah segala keterbatasannya. Kehadirannya bisa bantu Andrie yang luka.”

“Ga usah pake kasus Andrie buat alasan “mengganggu posisi”. Kelompok situ bagi² duit di Fairmont 1M buat bungkam keluarga korban dan pelanggar HAM jadi Presiden aja udah bikin ga pantes buat Indo duduk di kursi Dewan HAM PBB. Kita udah lama delegitimasi kementrian HAM, anggap ga ada.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar