
Mohammad Salman Hamdani adalah seorang Muslim Amerika keturunan Pakistan berusia 23 tahun yang berprofesi sebagai petugas medis darurat (EMT) sekaligus kadet Departemen Kepolisian Kota New York (NYPD) yang mengorbankan nyawanya saat berupaya menyelamatkan para korban dalam serangan 11 September 2001.
Pada pagi hari peristiwa 9/11 tersebut, Hamdani sedang dalam perjalanan menuju tempat kerjanya sebagai teknisi penelitian di Universitas Rockefeller ketika ia mengalihkan rutenya menuju World Trade Center untuk secara sukarela membantu petugas tanggap darurat.
Hamdani memanfaatkan pelatihan medis darurat yang dimilikinya untuk membantu mereka yang membutuhkan. Sementara orang lain menjauhi bahaya, ia justru menghampirinya. Ia gugur saat menara-menara tersebut runtuh.
Jenazahnya ditemukan beberapa bulan kemudian, bersama dengan peralatan medisnya. Ia mengorbankan nyawanya demi menyelamatkan orang lain.
Dalam upacara pemakamannya, Wali Kota NYC Michael Bloomberg berkata:
“Salman mengambil tindakan ketika kebanyakan orang justru akan melangkah ke arah sebaliknya. Ia masuk dan membantu orang-orang.”
Kisah hidupnya sering kali disebut sebagai kisah seorang “pahlawan yang terlupakan” akibat sorotan tajam yang dihadapi keluarganya tepat setelah peristiwa serangan tersebut, serta kontroversi yang terus berlanjut mengenai bagaimana sosoknya diakui di National September 11 Memorial.
Sempat Dicurigai Secara Keliru, Kemudian Terbukti Tidak Bersalah
Pada masa-masa penuh kekacauan setelah peristiwa 11 September, Hamdani dinyatakan hilang. Akibat latar belakang keturunan Pakistan, keyakinan sebagai seorang Muslim, serta latar belakang pendidikan di bidang biokimia, ia sempat dicurigai sebagai pelaku oleh penyelidik federal dan media massa.
- Selebaran “Dicari”: NYPD dan Satuan Tugas Gabungan Penanggulangan Terorisme (Joint Terrorist Task Force) menyebarkan selebaran yang memuat foto identitas kepolisiannya, mencantumkan latar belakangnya di bidang kimia, serta instruksi untuk “menahan dan mengamankan” (hold and detain).
- Spekulasi Media: Media lokal terkemuka memuat berita utama yang bernada sensasional, secara terbuka mempertanyakan apakah ia “hilang atau bersembunyi”.
Penghargaan dan Penghormatan
Terlepas dari reaksi negatif awal yang muncul, keberanian Hamdani telah diakui dalam berbagai bentuk resmi:
- PATRIOT Act: Nama Hamdani secara khusus disebut dalam undang-undang USA PATRIOT Act tahun 2001 yang disahkan oleh Kongres AS sebagai contoh nyata keberanian dan patriotisme Muslim Amerika.
- Penggantian Nama Jalan: Sebuah persimpangan jalan di Bayside, Queens, dekat rumah keluarganya, secara resmi berganti nama menjadi “Salman Hamdani Way”.
- Warisan di Bidang Pendidikan: Beasiswa peringatan didirikan untuk menghormatinya, baik di Rockefeller University maupun di almamaternya, Queens College; pihak Queens College juga mendedikasikan sebuah plakat peringatan di area plaza untuk mengenangnya.
Kontroversi Memorial
Kisah Hamdani terus memicu perdebatan emosional mengenai bagaimana sosoknya diperingati. Di National September 11 Memorial & Museum di kawasan Lower Manhattan, namanya tidak tercantum pada dinding perunggu yang memuat daftar resmi petugas tanggap darurat. Sebaliknya, ia dikategorikan dalam bagian yang diperuntukkan bagi individu yang memiliki “hubungan tidak langsung” dengan World Trade Center.
Alasan resmi yang disampaikan NYPD bersifat administratif: Hamdani telah menyelesaikan tugas resminya sebagai kadet mahasiswa bergaji beberapa minggu sebelum serangan terjadi, dan ia tidak sedang dalam masa tugas aktif ataupun menjadi bagian dari tim tanggap darurat resmi yang dikerahkan pada pagi hari itu. Namun, ibunya, Talat Hamdani, serta para aktivis hak sipil telah berjuang selama puluhan tahun untuk menentang klasifikasi tersebut; mereka berpendapat bahwa pengecualian namanya dari daftar petugas tanggap darurat awal berakar pada bias sistemik dan meremehkan pengorbanan seorang Muslim-Amerika yang gugur saat berupaya menyelamatkan nyawa.








Mohammad Salman Hamdani semoga husnul khotimah, ikut bangga atas dedikasi dan perjuangannya