Fenomena Hantavirus

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah melaporkan wabah hantavirus langka di atas kapal pesiar MV Hondius, yang secara tragis mengakibatkan tiga kematian dan membuat beberapa orang lainnya sakit.

Meskipun hantavirus biasanya tertular melalui kontak dengan hewan pengerat yang terinfeksi, petugas kesehatan sedang menyelidiki kemungkinan penularan terbatas dari manusia ke manusia di antara individu yang berada dalam kontak sangat dekat, seperti pasangan suami istri.

Status Kejadian dan Korban:

  • Korban Meninggal: Tiga penumpang telah meninggal dunia.
    • Pasangan suami istri asal Belanda: Sang suami (70 tahun) meninggal di atas kapal atau setibanya di St. Helena pada 11 April. Sang istri (69 tahun) meninggal di rumah sakit Johannesburg, Afrika Selatan, pada 26 April setelah jatuh sakit saat proses repatriasi suaminya.
    • Satu warga negara Jerman yang meninggal di atas kapal pada 2 Mei.
  • Kasus Terkonfirmasi & Suspek: Hingga 6 Mei, terdapat tiga kasus terkonfirmasi dan lima kasus suspek hantavirus.
  • Kondisi Pasien Lain: Seorang pria Inggris berusia 69 tahun dalam kondisi kritis namun stabil di unit perawatan intensif di Johannesburg. Dua kru kapal (satu Inggris, satu Belanda) menunjukkan gejala akut dan telah dievakuasi untuk perawatan medis

Lokasi dan Pergerakan Kapal:

  • Posisi Saat Ini: Setelah sempat tertahan di lepas pantai Praia, Tanjung Verde (Cape Verde) karena dilarang bersandar, kapal tersebut kini sedang dalam perjalanan menuju Kepulauan Canary, Spanyol.
  • Rencana Bersandar: Pemerintah Spanyol telah setuju untuk menerima kapal tersebut, kemungkinan di pelabuhan Granadilla, Tenerife atau Gran Canaria, di mana penumpang akan diperiksa, dirawat, dan akhirnya dipulangkan melalui koridor medis khusus. Namun, Presiden Kepulauan Canary menyatakan keberatannya atas keputusan ini demi keamanan warga lokal.

****

โœ๐Ÿปdr. Adam Prabata

Izin menjelaskan tentang ๐—ณ๐—ฒ๐—ป๐—ผ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ฎ ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—น๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—›๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐˜ƒ๐—ถ๐—ฟ๐˜‚๐˜€ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—น ๐—ฝ๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐—ฟ yang membuat 7 ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐˜๐˜‚๐—น๐—ฎ๐—ฟ ๐—ฑ๐—ฒ๐—ป๐—ด๐—ฎ๐—ป 3 ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฎ๐—น ๐—ฑ๐˜‚๐—ป๐—ถ๐—ฎ, ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป 1 ๐—ผ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ธ๐—ฟ๐—ถ๐˜๐—ถ๐˜€.

Hantavirus adalah virus yang ditularkan dari hewan pengerat, dengan penularannya melalui kontak dengan urin, feses, atau liur tikus yang terinfeksi. Selain itu menghirup udara yang terkontaminasi aerosol dari kotoroan tikus di ruang tertutup sudah cukup untuk bikin sakit.

Di Amerika Selatan, Hantavirus yang paling ganas adalah varian Andes virus. Di wilayah Amerika secara keseluruhan, angka case fatality rate-nya bisa mencapai 50%. Di 2025 saja, 229 kasus dilaporkan di Benua Amerika dengan angka 59 kematian, yang artinya rasionya 25,7%.

Nah kapal pesiar ini kebetulan singgah di pulau-pulau terpencil, termasuk South Georgia dan Nightingale Island, yang dihuni banyak satwa liar. Ada kemungkinan kontak dengan area yang ditinggali di sana, atau bahkan sejak di Argentina, sebelum boarding.

๐—ฌ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฝ๐—ฎ๐—น๐—ถ๐—ป๐—ด ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฟ๐—น๐˜‚ ๐—ฑ๐—ถ๐—ด๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ฏ๐—ฎ๐˜„๐—ฎ๐—ต๐—ถ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ธ๐—ฎ๐˜€๐˜‚๐˜€ ๐—ถ๐—ป๐—ถ ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—ธ๐—ฒ๐—ฐ๐˜‚๐—ฟ๐—ถ๐—ด๐—ฎ๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—น๐—ฎ๐—ฟ๐—ฎ๐—ป ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐˜ƒ๐—ถ๐—ฟ๐˜‚๐˜€ ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐—ฟ ๐—บ๐—ฎ๐—ป๐˜‚๐˜€๐—ถ๐—ฎ ๐—ฑ๐—ถ ๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—น ๐—ฝ๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐—ฎ๐—ฟ ๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐˜€๐—ฒ๐—ฏ๐˜‚๐˜.

Sebagian besar kasus hantavirus di dunia tidak menular dari manusia ke manusia. Tapi pada varian Andes, yang endemik di Amerika Selatan, ada bukti penularan terbatas antarmanusia lewat kontak erat dan berkepanjangan. Bahkan ada laporan secondary infection pada tenaga kesehatan.

Oleh karena itu, ๐—ช๐—›๐—ข ๐—บ๐—ถ๐—ป๐˜๐—ฎ ๐˜€๐—ฒ๐—บ๐˜‚๐—ฎ ๐—ฝ๐—ฒ๐—ป๐˜‚๐—บ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐—ฑ๐—ฎ๐—ป ๐—ฐ๐—ฟ๐—ฒ๐˜„ ๐—ธ๐—ฎ๐—ฝ๐—ฎ๐—น ๐—ฑ๐—ถ๐—ฝ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐˜‚ ๐˜€๐—ฒ๐—น๐—ฎ๐—บ๐—ฎ 45 ๐—ต๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ.

Gejala terinfeksi Hantavirus adalah gejala infeksi secara umum yaitu demam, sakit kepala, nyeri otot, mual, muntah, dan diare. Nah tiba-tiba dalam hitungan hari, bisa tiba-tiba muncul keluhan berat seperti sesak napas berat hingga syok.

Perkembangan dari “gejala ringan” ke “kritis” bisa sangat cepat. Hingga saat ini juga ๐—•๐—˜๐—Ÿ๐—จ๐—  ๐—”๐——๐—” ๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ถ๐˜ƒ๐—ถ๐—ฟ๐˜‚๐˜€ ๐˜€๐—ฝ๐—ฒ๐˜€๐—ถ๐—ณ๐—ถ๐—ธ ๐˜†๐—ฎ๐—ป๐—ด ๐˜๐—ฒ๐—ฟ๐—ฏ๐˜‚๐—ธ๐˜๐—ถ ๐—ฒ๐—ณ๐—ฒ๐—ธ๐˜๐—ถ๐—ณ ๐˜‚๐—ป๐˜๐˜‚๐—ธ ๐—ต๐—ฎ๐—ป๐˜๐—ฎ๐˜ƒ๐—ถ๐—ฟ๐˜‚๐˜€.

๐—›๐—ถ๐—ป๐—ด๐—ด๐—ฎ ๐˜€๐—ฎ๐—ฎ๐˜ ๐—ถ๐—ป๐—ถ, ๐—ช๐—›๐—ข ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ถ๐—น๐—ฎ๐—ถ ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ถ๐—ธ๐—ผ ๐—ด๐—น๐—ผ๐—ฏ๐—ฎ๐—น ๐—ฑ๐—ฎ๐—ฟ๐—ถ ๐—ฒ๐˜ƒ๐—ฒ๐—ป๐˜ ๐—ถ๐—ป๐—ถ ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ต ๐—ฅ๐—˜๐—ก๐——๐—”๐—›.
๐—ง๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—ฏ๐˜‚๐—ธ๐˜๐—ถ ๐˜๐—ฟ๐—ฎ๐—ป๐˜€๐—บ๐—ถ๐˜€๐—ถ ๐—น๐˜‚๐—ฎ๐˜€.
๐—ง๐—ถ๐—ฑ๐—ฎ๐—ธ ๐—ฎ๐—ฑ๐—ฎ ๐—ฟ๐—ฒ๐—ธ๐—ผ๐—บ๐—ฒ๐—ป๐—ฑ๐—ฎ๐˜€๐—ถ ๐—ฝ๐—ฒ๐—บ๐—ฏ๐—ฎ๐˜๐—ฎ๐˜€๐—ฎ๐—ป ๐—ฝ๐—ฒ๐—ฟ๐—ท๐—ฎ๐—น๐—ฎ๐—ป๐—ฎ๐—ป ๐—ท๐˜‚๐—ด๐—ฎ.

Sejauh ini hantavirus juga bukan penyakit yang lazim ditemukan di Indonesia.

Semoga kita diberikan keamanan dan keselamatan selalu!

Semoga bermanfaat!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *