Fenomena Sound Horeg di Jatim dan tempat lain tiba-tiba mengingatkan saya dengan satu judul Kitab yang ditulis puluhan tahun lalu: “Islam, antara kebodohan pengikutnya dan ketidakberdayaan para ulamanya.”
Buku salah satu karya monumental berjudul Islam di Antara Kebodohan Umat dan Kelemahan Ulamanya (judul asli: Al-Islam Baina Jahli Abna’ihi wa ‘Ajzi Ulama’ihi) ditulis oleh seorang ulama, mujahid, ahli hukum, sekaligus pemikir Islam terkemuka asal Mesir Asy-Syahid Abdul Qadir Audah (Abdel Qader Oudah).

Informasi Singkat Buku
- Penulis: Abdul Qadir Audah (seorang mujahid, ahli hukum Islam, dan tokoh Ikhwanul Muslimin).
- Penerjemah Bahasa Indonesia: Mu’ammal Hamidy.
- Penerbit di Indonesia: Media Dakwah (pertama diterbitkan sekitar akhir 1960-an).
- Jumlah Halaman: Sekitar 100–120 halaman (format buku saku/risalah).
Pokok Bahasan Utama
Buku ini membahas mengenai kemunduran umat Islam yang bukan disebabkan oleh ajaran Islam itu sendiri, melainkan oleh dua faktor internal utama:
- Kebodohan Umat (Pengikutnya): Umat Islam banyak yang jauh dari pemahaman ajaran agama yang benar, mudah terpecah belah, dan tidak mengenal hakikat serta nilai-nilai luhur Islam.
- Kelemahan/Ketidakberdayaan Ulama: Para ulama atau pemuka agama dinilai kurang aktif membimbing umat, terisolasi dari persoalan riil masyarakat, atau mandul dalam menghadapi tantangan zaman serta kezaliman penguasa.







