Menurut beberapa sumber internal AS, Menteri Perang Pete Hegseth adalah menteri paling dungu di jajaran kabinet Trump.
Di saat sebagian besar menteri dan jenderal Trump menolak serangan ke Iran atas lobi SetanYahud. Dia malah paling antusias atas serangan bersama itu. Namun Hegseth tidak memiliki strategi, alias modal tato doang. Otaknya tidak jalan.
Dia adalah penganut fanatik aliran Evangelis yang percaya bangsa Yahudi harus diantar ke tanah dijanjikan, lalu mendirikan Israel raya demi penggenapan second coming (kedatangan Yesus).
Pemboman AS yang menghancurkan ratusan miliar Dollar fasilitas sipil Iran, termasuk membantai ratusan siswi sekolah tak bersalah, disebut pejabat di kementerian Hegseth sebagai “bagian dari rencana ilahi Tuhan” (yang akan indah pada waktunya?).
Walau diceritakan sebagai “orang lapangan” yang pernah diterjunkan ke Irak dan Afghanistan, tapi Hegseth tidak ditugaskan untuk ke garis tempur. Melainkan hanya bekerja di tempat pelatihan atau koordinasi dengan otoritas sipil lokal.

Dia termasuk kloter pasukan Amerika yang dipulangkan duluan dari Afghanistan, 5 bulan sebelum Kabul dibebaskan oleh Taliban. Kalau bahasa kita ‘kabur duluan’.
Pengalaman paling “heroik” yang dialami Hegseth terjadi di Irak, ketika RPG mengengenai mobil lapis baja yang ditumpanginya. Tapi muatan RPG-nya tidak meledak.
Dan tentu saja seperti sang junjungan Donald Trump, Hegseth pernah tersangkut kasus pelecehan seksual terhadap wanita. Ironisnya peristiwa tersebut terjadi di 2020-an ketika Hegseth telah menggambarkan dirinya sebagai politisi relijius yang sudah “dijamah tuhan”.
(Pega Aji Sitama)







walau ga smua, oten d Indonesi sptnya jg banyak yg macam org ini..
makin brdarah tangan si tantrump ama si buron ICC, mreka makin brbahgia..
rusak akal pikir org2 klo dh mabok..
tipikal bule babi 🐽 crusader kejam tapi aslinya pengecut seperti tentara Israel yang lagi posisi kalah perang atau menyerah minta diampuni / minta tidak dibunuh ketika tidak bisa bergerak (tertembak,kena ranjau di kaki).
wk ..wk…wk….kesing kyk preman, tatoan byk pula di badanya kok di Amrik bisa lolos jd tentara yah …kacau
Buat si Kesot, itu bukan mabuk agama. Tp ia yg berusaha istiqomah dg kekristenannya.