Beberapa bulan lalu, ngobrol dengan kawan yang jadi Sekdes di Tegal. Katanya, “mas di setiap bangunan kopdes itu didalamnya sudah ada truk, pick up, dan tiga tosa (motor roda tiga)”.
Setiap lewat saya pandangi kopdes-kopdes ini, sambil bergumam “ini uang 3 miliar milik rakyat, yang dibuang sia-sia hanya demi bisa korupsi besar-besaran”.
Kopdes ini mustahil jalan, tapi karena operatornya Parjo, duit 400 triliun gak jelas rimbanya aman-aman saja.
Coba sipil yang membangun kopdes di gambar ini, pasti sudah “dicokok” kejaksaan. Karena ceroboh membangun dengan uang APBN tanpa IMB dll.
Sekarang belum masuk musim penghujan, setelah musim hujan, bisa Anda bayangkan berapa ribu kopdes, berapa ribu truk, berapa ribu mobil pickup, berapa ribu tosa yang terendam banjir dan mengalami kerusakan parah?! Siapa yang rugi? Rakyat. Siapa yang berbuat?! Aparat!
Keparat!
-fb-








terwo si af dran-drun auto bisu🤭