9 WNI ditangkap Israel akhirnya bebas.. Mas Hendro ini yang badannya paling kecil, tapi dia termasuk yang paling berani, paling tabah

Sembilan Warga Negara Indonesia (WNI) relawan kemanusiaan dan jurnalis yang sempat diculik, ditangkap, ditahan dan disiksa oleh militer Israel dalam misi armada Global Sumud Flotilla menuju Gaza telah resmi dibebaskan bersama ratusan aktivis lain yang dideportasi melalui Turki, Kamis (21/5/2026).

Berikut adalah daftar nama 9 WNI tersebut yang terdiri dari 5 aktivis kemanusiaan dan 4 jurnalis:

Aktivis Kemanusiaan:

  1. Hendro Prasetyo (Relawan SMART 171)
  2. Andi Angga Prasadewa (Relawan Rumah Zakat)
  3. Ronggo Wirasanu (Relawan Dompet Dhuafa)
  4. Herman Budianto Sudarsono (Relawan Dompet Dhuafa)
  5. As’ad Aras Muhammad (Relawan Spirit of Aqsa)

Jurnalis / Awak Media:

  1. Thoudy Badai (Jurnalis Republika / Badai Thoudy Rifan Billah)
  2. Bambang Noroyono (Jurnalis Republika)
  3. Andre Prasetyo Nugroho (Jurnalis TV Tempo)
  4. Rahendro Herubowo (Jurnalis iNews Media Group)

Kondisi Kesehatan:

Seluruh WNI dilaporkan dalam kondisi aman, meski beberapa relawan sempat memberikan kesaksian bahwa mereka mengalami tindakan kekerasan fisik (seperti dipukul, ditendang, hingga disetrum) oleh militer Israel selama masa penahanan 3–4 hari.

“Mas Hendro ini yang badannya paling kecil di antara volunteer yang lainnya, paling malu-malu kalo diminta ngomong depan kamera, tapi dia termasuk orang yang paling berani, paling tabah, dan murah senyum. Gak bisa bayangin pas beliau diinjek/ditendang/disetrum Zionis. Ya Allah Mas Hendro… Sehat-sehat selalu😭,” ujar Mas Gres @erlanishere.

Hendro Prasetyo adalah Relawan SMART 171 (Solidarity of Muslim for Al-Quds Resist 171)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar