Upaya Trump Memutus Nafas Iran Lewat China Telah Gagal

✍🏻Airlangga Pribadi (Pengamat Geopolitik, Kepala Pascasarjana Fisip Unair)

Amerika Serikat salah terka. Trump pikir setelah dia bertandang ke China, maka dia akan dengan mudah menundukkan Iran. Disini kita bisa baca ke-Ge-eR-an dari Donald Trump:

1) Kalau kita membaca analisis dari berbagai media yang kredibel salah satunya Al-Jazeera. AS dan Iran tidak bersepakat dalam rilis pertemuan terkait hal-hal yang disepakati bersama antara Trump-Jin Ping. Trump menegaskan bahwa AS-China sepakat bahwa Iran harus stop pengayaan uranium. Sementara dalam rilisnya China menegaskan bahwa perang harus disudahi untuk stabilitas kawasan dan dunia bagi perdamaian dan kerjasama ekonomi yang free and fair.

2) Iran berhasil bertahan selama ini bukan karena bergantung dengan bantuan militer China. Kemampuan riset dan kerjasama bilateral yang dilakukan sebelum perang dengan negara-negara tetangga telah menguatkan strategi pertahanan Iran.

3) Iran berhasil membangun strategi berdikari dalam pertahanan yang dibuktikan dengan sistem pertahanan Bavar 373, Khordad-15 dst yang berhasil menangkal peralatan tempur yang canggih dari serangan AS.

4) Tujuan pertahanan dari Iran bukan berambisi meluluhlantakkan kekuatan AS, tapi mengusir agresi AS ke Iran. Apabila AS memaksa dan konsekwensinya adalah serangan darat, maka disitulah AS akan hancur lebur pulang sedih dengan tidur berbantal kubis.

5) Apa yang akan dilakukan oleh Mojtaba dan Iran apabila Trump mengancam Iran? Mujtaba dan Iran akan menjalankan strategi seperti biasa, dalam skema yang dibayangkan oleh Iran. Apalagi Trump sendiri kerapkali nggak stabil dalam komentar-komentarnya.

Begitulah tuan-tuan dan puan-puan komentar saya sekaligus teman ngopi petang ini 🙏🏻✊

SIMAK SELENGKAPNYA VIDEO DIBAWAH:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar