Trump Merespon Remeh Aksi Demonstrasi Rakyatnya

Presiden Donald Trump merespons demonstrasi massal “No Kings” yang diikuti lebih dari 8 juta orang dengan sikap meremehkan dan mengejek.

Dalam pernyataan singkatnya di Air Force One, Trump berkata:

“Saya bukan raja. Saya sama sekali bukan raja. Saya bekerja keras untuk membuat negara ini hebat lagi. Itu saja.”

Trump juga menyebut aksi protes tersebut sebagai “a joke” atau lelucon. Juru bicara Gedung Putih, Abigail Jackson, bahkan lebih keras dengan menyebut demonstrasi nasional itu sebagai “Trump Derangement Therapy Sessions” — sesi terapi gangguan Trump yang hanya diikuti kelompok kiri radikal.

Meski demonstrasi “No Kings” berlangsung damai di ribuan lokasi di seluruh Amerika Serikat dan mendapat dukungan dari beberapa politisi Demokrat, pemerintahan Trump memilih untuk tidak menganggap serius tuntutan massa yang menolak perang dengan Iran, operasi deportasi massal ICE, serta kenaikan biaya hidup.

Hingga saat ini, Trump dan timnya tetap bersikap tenang dan justru memanfaatkan aksi protes tersebut untuk memperkuat narasi bahwa oposisi hanya terdiri dari orang-orang yang “sakit” terhadap dirinya.

Aksi “No Kings” sendiri terus berlanjut sebagai bentuk perlawanan terhadap apa yang disebut demonstran sebagai gaya kepemimpinan otoriter Trump.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 komentar

  1. dia mau merampas kekayaan 💵 negara lain dengan cara perang eh yang ada dia malah tambah boncos, paling cuma korban tentara ke baal & moloch plus jualan senjata 🔫 🤣 😂