Stijn Ledegen memeluk Islam setelah melalui riset mendalam mengenai agama di Eropa

Stijn Ledegen adalah seorang peneliti asal Belgia yang memeluk Islam setelah melalui perjalanan spiritual yang panjang dan riset mendalam mengenai agama di Eropa.

Latar Belakang & Pendidikan: Lahir di Brussel dari keluarga ateis, ia menempuh pendidikan Master di bidang Hukum Internasional dan Eropa di Vrije Universiteit Brussel (VUB).

Awal Ketertarikan: Pencariannya dimulai setelah mengalami cedera lutut yang mengakhiri karier sepak bolanya di usia 17 tahun, yang memicu pertanyaan mendalam tentang makna hidup.

Perjalanan Menuju Islam: Awalnya ia mendalami agama Katolik, namun merasa tidak menemukan jawaban logis terkait konsep Tritunggal. Ia kemudian membaca Al-Qur’an dan merasa terharu, terutama setelah membaca Surah Al-Fatihah, yang ia sebut sebagai pemicu utama keyakinannya.

Karier & Advokasi

Peneliti di Parlemen Eropa: Pada tahun 2019, ia pernah bekerja sebagai Asisten Peneliti Politik untuk Partai Konservatif Inggris di Parlemen Eropa melakukan penelitian tentang pengaruh agama di Eropa untuk Parlemen Eropa.

Penulis: Ia menulis buku berjudul Islam door de ogen van een bekeerling (Islam di Mata Seorang Mualaf), yang membahas tantangan yang dihadapi oleh para mualaf di Eropa.

Aktivis: Ia aktif menyuarakan perlawanan terhadap Islamofobia di Belgia dan memperjuangkan hak-hak umat Muslim. Aktif menulis mengenai advokasi agama, melawan Islamofobia, dan mempromosikan kebebasan beragama di Eropa.

Kehidupan Pribadi: Ia sempat merahasiakan keislamannya selama satu tahun dari keluarganya sebelum akhirnya berterus terang. Meskipun awalnya menghadapi penolakan dari keluarga dan teman, hubungannya kini telah membaik dan mereka menghormati pilihannya.

Stijn “Ismaïl” Ledegen masuk Islam pada tahun 2014. Ia memutuskan memeluk Islam di tengah maraknya Islamophobia di Eropa pada masa tersebut.

Akun Instagramnya: https://www.instagram.com/stijnledegen/

Foto-foto dari akun IG-nya:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 komentar

  1. anda lebih baik karena menjadi muslim bukan karena turun temurun tapi melalui pencarian hati. Tetap baik hati terhadap keluarga 👪 dan sesama serta tunjuk kan islam itu 🌺 indah. 🤲