Saat Khilafah Utsmani sekarat, saudara-saudara seiman di jazirah Arab justru memilih membantu pasukan penjajah

Di jazirah Arab, ada satu keluarga yang memegang kehormatan tertinggi dalam Islam, penjaga Mekah dan Madinah.

Namanya Syarif Husein bin Ali. Dan diam-diam, ia sudah menjalin komunikasi rahasia dengan Inggris, jauh sebelum revolusi itu meletus.

Inggris menjanjikan sebuah kerajaan Arab merdeka, membentang dari Suriah hingga Jazirah Arab, sebagai imbalan atas satu syarat saja.

Syarif Husein harus mengangkat senjata melawan kekhalifahan yang selama ini menaunginya, melawan saudara-saudara seiman yang sama-sama bersujud ke arah Mekah.

Juni 1916, revolusi itu benar-benar pecah. Pasukan Arab bergerak bersama perwira Inggris Colonel Thomas Edward Lawrence yang lebih populer dikenal dunia sebagai Lawrence of Arabia. Ia meraih ketenaran internasional atas peran pentingnya dalam memimpin Pemberontakan Arab (1916–1918) melawan Kesultanan Utsmaniyah (Ottoman) selama Perang Dunia Pertama.

Mereka menembaki pasukan Utsmani, pasukan yang mengibarkan bendera khalifah, pemimpin yang dua tahun sebelumnya menyerukan jihad ke seluruh dunia Islam.

Namun di saat yang sama, Inggris dan Prancis diam-diam menandatangani perjanjian rahasia, membagi seluruh wilayah yang telah dijanjikan itu untuk diri mereka sendiri.

Kerajaan Arab yang dijanjikan tidak pernah benar-benar ada. Yang tersisa hanyalah garis-garis di atas peta, digambar oleh dua orang yang tidak pernah menginjakkan kaki di sana.

Revolusi yang dimulai atas nama kemerdekaan itu justru menjadi salah satu babak yang mempercepat runtuhnya kekhalifahan Islam terakhir di dunia.

Kisah lengkap tentang pengkhianatan, diplomasi, dan keruntuhan itu ditulis mendalam oleh sejarawan Eugene Rogan dalam The Fall of the Ottomans: The Great War in the Middle East, 1914–1920.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

32 komentar

  1. 🌿 INSPIRASI ISLAMI HARIAN
    Praktis • Edukatif • Inspiratif

    📌 Mari bergabung di kanal islami.top/wa dan sebarkan kebaikan. Kanal resmi berbagi wawasan keislaman berlandaskan Al-Qur’an & As-Sunnah.

    🎯 Fokus Kajian Kami:

    🎥 Video pendek (Faedah harian)
    📖 Wawasan keislaman
    💡 Tips kesehatan
    🔬 Sains: Keajaiban Ciptaan Allah
    🤲 Kisah mualaf yang menginspirasi
    ✨ Quote motivasi islami
    📝 Artikel keislaman
    📰 Kabar dunia Islam

    InsyaAllah, konten disajikan secara rutin dengan mengutamakan manfaat dan sumber yang terpercaya.

    📲 Tafadhdholu follow channel kami:
    https://islami.top/wa

    🌐 Website: islami.top

  2. ini sejarah yg benar, dutilis berdasarkan fakta oleh penulis barat .. dan di penulis islam sendiri sudah ada misal prof Shallabi dan juga ada penulis dari Malaysia.
    keruntuhan Ustmani tidak ada kaitannya dengan Muhammad bin Abdul Wahab..

    1. woi wahaboy goblog, pasti belum pernah kau baca bukunya, admin ini lg jebak wahaboy tanpa kelen sadari, justru pemberontakan ini dimotori sm lawrence dan ibnu saud cikal bakal tanduk setan dr nejed, goblog memeng kau wahaboy

  3. Abdullah bin Saba’ adalah tokoh abad ke-7 yang kontroversial dalam sejarah Islam, yang menurut pandangan sebagian sejarawan Sunni dianggap sebagai seorang Yahudi asal Yaman yang berpura-pura masuk Islam pada masa Khalifah Utsman bin Affan serta pencetus atau pendiri aliran Syiah lewat pengkultusan berlebihan terhadap Ali bin Abi Thalib

  4. coba perhatikan pola para wahaboy goblog ini, apabila ada yg menyinggung 2 pihak, satu saudi tolol dan kedua wahabi mk tiba2x gerombolan ini satu orkestra kor mengalihkan topik ke narasi syiah sesat, seolah2x semua yg menyinggung kedua pihak junjungannya itu beridiologi syiah.

    kedua, lalu paa wahaboy kang cebok ini dengan cepat tapi ceroboh menuding pake narasi2x yg penuh fitnah dan tipu daya unt menyerang balik fakta dan bukti otentik yg menyudutkan mereka dan junjungannya itu tapi justru narasi2x itu jd blunder yg semakin membuka kesesatan mereka yg sudah taklid buta sm ideologi junjungannya akibat doktrin2x sama spt oten, akibat doktrin ini mereka akhirnya menanggalkan akal dan logika serta hati nurani dan berubah jd radikal dlm berargumen.

  5. Biang keroknya Syarif Husein, komprador dan pengkhianat ‼️
    📌Kalau tdk ada Al Saud (karena Allah), bukan mustahil, Arab Saudi, dikuasai zionis. Mau bukti ?
    Anda perlu baca, spy tdk dikelabui golongan Zainiyyun (ahmad zaini dahlan), Tarimiyyun dan Zindiqiyyun.
    Fakta sejarah :
    Pada tahun 1919 terjadi perjanjian Weizmann (Presiden pertama negara Israel pada tahun 1949) dg Faisal bin Husein, putra Syarif Mekkah. Isinya menyangkut alasan ekonomi dan strategi pembangunan kawasan dengan cara memasukkan 𝗬𝗮𝗵𝘂𝗱𝗶. Dr. Chaim Weizmann sendiri adalah tokoh 𝗭𝗶𝗼𝗻𝗶𝘀 𝗶𝗻𝘁𝗲𝗿𝗻𝗮𝘀𝗶𝗼𝗻𝗮𝗹, Presiden pertama negara Israel pada tahun 1949, sedangkan Emir Faisal menjadi representasi keluarga Hasyimiyah (Sufi).

    Berikut poin-poin perjanjian Weizmann- Faisal bin Husein (syarif Mekah) :
    1. Kedua belah pihak akan bekerjasama dengan baik, termasuk untuk merangsang migrasi besar-besaran Yahudi Eropa. Perlindungan terhadap petani lokal juga harus diberikan, dan kesepakatan memiliki tempat ibadah masing-masing (tempat suci)
    2. Berdirinya negara Palestina (bersama) akan ditentukan di masa mendatang
    3. Zionis Yahudi akan membantu bangsa Arab setempat untuk memajukan ekonomi kawasan tersebut
    4. Tiap masalah akan diselesaikan di bawah payung hukum Inggris
    5. Menjamin kebebasan beragama tanpa saling singgung

    Pasca perjanjian, imigran Yahudi Eropa terus mengalir (Aliyah) ke kawasan Palestina. Jumlah mereka meningkat signifikan dari tahun ke tahun di banding era sebelumnya. Tanah yang mereka miliki juga terus meningkat. Fenomena tersebut sempat menimbulkan pemberontakan warga Arab Palestina pada tahun 1936 terhadap mandat Inggris.

    Setelah mandat Inggris berakhir tanpa solusi, tahun 1947 PBB membagi kawasan Palestina menjadi 2, sebagian untuk Arab dan sebagian lainnya untuk Yahudi. Namun atas dukungan dan pengakuan Amerika serta Uni Soviet, pemukim Yahudi berhasil mendirikan negara Israel di bawah PBB. Sebelumnya, kemenangan dalam perang Arab-Israel pertama juga membuat Israel makin banyak mencaplok wilayah baru. (rslh)

    Ada satu nama terkenal yang menjadi penasehat militer sekaligus kepanjangan tangan sekutu bagi keluarga Hasyimiyah, yaitu agen Inggris bernama T. E. Lawrence atau dikenal sebagai “Lawrence of Arabia”.

    Syarif Mekkah, pencetus ‘Arab Revolt’ melawan Turki, meninggalkan Hejaz pada tahun 1924 setelah terdesak oleh pasukan Ibnu Saud dari Nejd, Inggris tidak membantunya saat diserang Saudi. Ia meninggalkan putranya Ali atas kontrol Mekkah, Syarif Husein pergi terasing ke Siprus dan kemudian wafat di Amman (saat masih administrasi Trans Jordan) pada tahun 1931.
    (Sumber: Sejarah Yordania)

  6. Syiah labgsung senewen !!
    Jasa besar, Suni Otoman, menghancurkan Dinasti syiah imam 12.
    Kesultanan Utsmaniyah (Ottoman) Sultan Selim I (juga dikenal sebagai Selim the Grim atau Yavuz Sultan Selim), Suni, berhasil menghancurkan pasukan Dinasti Safawi Persia (kerajaan Syiah yang menjadi rival utama Utsmaniyah) dalam pertempuran legendaris bernama Pertempuran Chaldiran pada tanggal 23 Agustus 1514.

    Sultan Selim I menghadapi Shah Ismail I, pendiri Dinasti Safawi yang menetapkan Syiah Dua Belas Imam sebagai agama resmi di Persia. Shah Ismail I sebelumnya dikenal tidak terkalahkan dan memiliki pengaruh kuat hingga memicu pemberontakan Syiah (Qizilbash) di wilayah Anatolia Timur milik Utsmaniyah.

    Pasukan Utsmaniyah menang mutlak berkat keunggulan teknologi militer modern pada masanya, yaitu penggunaan artileri (meriam) dan senapan (musket) oleh pasukan elite Janissari.

    Kemenangan ini berhasil menghentikan ekspansi ideologi Syiah Safawi ke arah barat (Anatolia). Utsmaniyah berhasil merebut wilayah Anatolia Timur serta ibu kota Safawi saat itu, Tabriz. Kekalahan ini juga menghancurkan reputasi “tidak terkalahkan” yang melekat pada Shah Ismail I hingga membuatnya depresi berat di akhir hayatnya.

    Selain Selim I, sultan Ottoman berikutnya seperti Sultan Suleiman Al-Qanuni dan Sultan Murad IV juga melanjutkan peperangan melawan Safawi untuk merebut wilayah penting seperti Baghdad dan Irak.

    1. tau politik adu dombakan bro, politik memecah belah itu lho! 😁

      itu Syarif Husein bin Ali pejabat Ottoman bersekutu dengan barat dan beradu dengan pemimpinnya sendiri (sultan/khalifah).

      kemudian, jika sebelumnya klan Saud memberontak kepada sultan merebut Makkah namun dapat direbut kembali oleh sultan.

      kali ini klan Saud merebut Makkah dari pejabat Ottoman yang telah memberontak dimana sekutu baratnya justru membiarkan sesama mereka saling bunuh (arab).

      ditambah si sekutu malah berpaling dukung klan Saud. hmm, apakah ada perjanjian didalamnya 🤔? ataukah gratisan 😂!
      dengan kondisi Ottoman yang sedang terluka parah, cocoklah sudah.

      jadi klan Saud ini dari sononya dah suka memberontak dan ngerepotin sultan. 🤭

      dan tentu aja, setelah berhasil merebut Makkah ngapain bantu apalagi gabung balik ke sultan yang posisinya lagi dikeroyok dari luar dan dikhianati dari dalam.

  7. OTENERS ASHABIYYAH PADA KELOJOTAN.. MENUTUP MATA & BUNGKAM ATAS SIKAP & TINDAKAN MUNAFIK PARA REZIM PENGUASA TELUK YG SUDAH MENJADI BUDAKNYA MUSUH NYATA ISLAM==> SI TRUMP + SI SETANYAHU SANG PENJAJAH & PENJAHAT TULEN KEMANUSIAAN..

    LU SEMUA SEBENARNYA PASTI TIDAK AKAN MENOLAK BHW MEREKA KAFIR HARBI FI’LAN ITU MUSUH ISLAM.. NAMUN VIRUS² ASHABIYYAH TELAH MENUTUPI OTAK WARAS HINGGA QALBUMU!!! JADILAH KAMU MUSLIM YG FUTHUUL, SELAMA KAMU SEMUA BERPIHAK PADA PENGUASA REZIM MUNAFIK YG SUDAH MNJADI BUDAK²NYA NEGARA KAFIR HARBI FI’LAN LAKNATULLAH ALAIHIM=> REZIM SI SETANYAHU + SI TRUMP SANG PENJAJAH & PENJAHAT KEMANUSIAAN!!! INI FAKTA YG TERANG BENDERANG YANG TIDAK BISA DISANGKAL LAGI.. KECUALI OTAK WARAS & QALBUMU YG SUDAH DILIPUTI VIRUS² ASHABIYYAH YANG SESAT..

    1. Setuju,,,,,,
      otak mereka udah rusak karena kebodohan hakiki,,,
      makanya setiap orang yg dianggap “menyerang” rezim Su’udi, mereka tuduh “syiah”…
      L.O.L